Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Man City Vs Brighton, Ancaman Produktivitas The Seagulls
- Rupiah Menguat Ke Rp 18.123, Ini Sentimen Pendorongnya
- OMC Berhasil Tekan Titik Panas Karhutla di Papua Selatan
- Chelsea vs Man United, Ujian Terakhir Michael Carrick
- Pramono Minta Bina Marga Kebut Perbaikan Jalan Gelap dan Bergelombang Rawamangun
Program PPM PT Vale Perkuat Ekonomi Lokal Berkelanjutan
Jumat, 30 Oktober 2026 16:03 WIB
DWI PAMBUDO / RM
Pemandangan hijau membentang di bawah terik matahari dan suara gemericik air irigasi mengalir di sela-sela petak sawah dan petani yang sibuk membudidayakan padi dengan menerapkan metode System of Rice Intensification (SRI) Organik mengubah pola tanam petani dari sistem konvensional berbasis kimia menjadi metode organik yang ramah lingkungan di Kec Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/10/2026).
Penerapan metode SRI organik ini merupakan bagian dari transformasi pertanian berkelanjutan yang diusung PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pendampingan teknis berkala dari PT Vale, para petani dibekali keterampilan meracik pupuk organik dan pestisida alami secara mandiri menggunakan bahan lokal, seperti kotoran hewan, sisa tanaman hijau, dan limbah organik.
Salah satu petani binaan di IGP Pomalaa, Indah Susanti, mengungkapkan bahwa manfaat program pemberdayaan ini sangat dirasakan oleh warga sekitar kawasan operasional perusahaan. Dari sisi hasil panen beras organik, metode ini terbukti memberikan nilai ekonomi yang jauh lebih menguntungkan dan bermanfaat bagi kehidupan sehari hari.
Program PPM berlanjut menuju perkebunan kakao para petani membuat bibit kakao, memetik dan memanen serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Kakao Lestari mengolah buah kakao menjadi produk Ben Choco di Desa Bende, Kec Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (27/10/2026). Produk BenChoco (BendeCacao) pengembangan potensi kakao lokal mulai dari fermentasi hingga coklat batangan menjadi produk UMKM unggulan desa yang bernilai tambah dan berdaya saing membuka peluang ekonomi serta menjadi kebanggaan masyarakat Desa Bende.
Sementara dukungan terhadap lingkungan program PPM PT Vale Indonesia memberikan solusi pengelolaan sampah berupa mesin press sampah kepada Bank Sampah Induk (BSI) Nampah, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sampah plastik yang berasal dari masyarakat dikumpulkan dan dipilah berdasarkan jenis serta dijualnya.
Setelah melalui proses pemilahan, sampah plastik kemudian dipadatkan menggunakan mesin press sehingga lebih rapih dan mudah disimpan yang membuat proses pengangkutan untuk dijual kepada pembeli atau buyer menjadi lebih efisien.
Ketiga program PPM tersebut merupakan komitmen PT Vale Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan terus mengembangkan potensi ekonomi lokal dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi kebermanfaatan pada kesejahteraan masyarakat Kolaka.
Tags :
Foto Lainnya