Dark/Light Mode

Produk Olahan Mangrove Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 3 November 2026 17:01 WIB
TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan sekaligus Executive Director M4CR Project Muhammad Zainal Arifin (ketiga kanan), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara Nur Laila (kanan), Camat Tana Lia Arbain Padilah (kedua kiri), dan Pemangku Adat Kecamatan Tana Lia Ujang Syahrin (ketiga kiri) menunjukkan aneka produk olahan hasil usaha kelompok masyarakat dalam diskusi bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) binaan Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) di Balai Adat Desa Tanah Merah, Tana Lia, Tana Tidung, Kalimantan Utara, Selasa (3/11/2026). Pelestarian mangrove memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal, seperti budidaya kepiting, udang dan bandeng, produksi minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO), serta berbagai produk olahan yang telah dipasarkan hingga ke luar daerah.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan sekaligus Executive Director M4CR Project Muhammad Zainal Arifin (ketiga kanan), Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara Nur Laila (kanan), Camat Tana Lia Arbain Padilah (kedua kiri), dan Pemangku Adat Kecamatan Tana Lia Ujang Syahrin (ketiga kiri) menunjukkan aneka produk olahan hasil usaha kelompok masyarakat dalam diskusi bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) binaan Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) di Balai Adat Desa Tanah Merah, Tana Lia, Tana Tidung, Kalimantan Utara, Selasa (3/11/2026). Pelestarian mangrove memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal, seperti budidaya kepiting, udang dan bandeng, produksi minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO), serta berbagai produk olahan yang telah dipasarkan hingga ke luar daerah.