RM.id Rakyat Merdeka - Jam operasional Monumen Nasional (Monas) sedang ramai dibahas.
Soalnya, saat ini, Monas hanya dibuka dari jam 8 pagi sampai 4 sore. Padahal, banyak pihak yang menginginkan Monas dibuka sampai malam hari.
Namun, Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, jika Monas dibuka hingga malam hari, maka butuh pengamanan lebih. Maka, perlu pembahasan menyeluruh.
Baca juga : KKP Selamatkan Rp 3,1 T
“Saya paham ini sedang dikaji. Harus ada upaya tambahan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Pertamanan sebagai Unit Pelaksana Teknis-nya. Ini harus dibahas bersama-sama," kata Heru di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (2/8/2024).
Heru menegaskan, Pemprov Jakarta tak akan mengubah area Monas. Pemprov Jakarta justru akan memperbaiki agar menjadi lebih bagus.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Isa Sanuri menyatakan, Monas bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga cagar budaya dan objek vital nasional.
Baca juga : Dudung Dorong Pemuda Songsong Indonesia Emas
“Pembatasan ini merupakan hasil koordinasi dengan instansi keamanan terkait, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung,” jelas Isa melalui keterangan tertulis, Minggu (28/7/2024).
Dia berharap, dalam waktu dekat, Monas dapat dibuka hingga pukul 22.00 WIB, khusus pada Sabtu dan Minggu.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Jakarta, Gilbert Simanjuntak setuju jika Monas dibuka hingga malam hari. Justru dia heran, kenapa area publik hanya dibuka hingga sore hari.
Baca juga : Garap Ekonomi Digital, SDM Kita Butuh Dipoles
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara dengan August Hamonangan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.