BREAKING NEWS
 

Politisi Partai Demokrat Tidak Terima, Khofifah-Emil Dianggap Belum Aman

Kamhar Lakumani: Khofifah Jauh Di Atas Yang Lain

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 4 Agustus 2024 07:40 WIB
Kamhar Lakumani, Deputi Bappilu Partai Demokrat. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak pada Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) sangat dominan.

Hal itu terlihat dari dukungan mayoritas partai politik terhadap duet tersebut. Saat ini, sudah ada delapan partai politik yang memberikan dukungan kepada Khofifah-Emil. Yakni, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PPP, PSI, PKS dan Partai Perindo.

Sementara, masih ada tiga partai yang belum menentukan dukungan pada Pilgub Jatim 2024. Meskipun, pendaftaran pasangan calon kepala daerah sekitar sebulan lagi (27-29 Agustus 2024). Yakni, PKB (27 kursi DPRD Jatim), PDIP (21 kursi) dan Partai NasDem (10 kursi).

Baca juga : Kemenhub Keluarin Jurus Turunin Harga Tiket Pesawat

Selain "memborong" dukungan partai politik, Khofifah juga unggul dari sisi elektabilitas, berdasarkan survei Litbang Kompas periode Juni 2024. Yakni, elektabilitas Khofifah 26,8 persen. Lalu, Menteri Sosial (Mensos) asal PDIP Tri Rismaharini 13,6 persen.

Dua nama lainnya, yakni Emil Dardak 3,8 persen dan Syaifullah Yusuf 1,8 persen.

Namun, menurut Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda, elektabilitas Khofifah belum aman untuk memenangi Pilgub Jatim. Karena, sebagai petahana, elektabilitas Khofifah baru 26 atau 27 persen.

Baca juga : Prabowo Mau Perkuat Ekonomi & SDM Bangsa

“Di Jatim, Mbak Khofifah sebagai incumbent, baru 27 persen. Mas Emil Dardak baru 3 persen. Itu belum aman,” ujar Huda seusai menghadiri peringatan hari lahir (Harlah) ke-26 PKB di Jakarta.

Namun, menurut Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, survei harus dilihat secara luas, tidak sempit. "Perlu dilihat secara utuh," katanya, Sabtu (3/8/2024).

Berikut ini penjelasan Kamhar Lakumani mengenai pandangan mereka tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense