Dark/Light Mode

Gencar Investasi Di Segmen AI

Kinerja Telkom Kian Melesat

Minggu, 4 Agustus 2024 07:05 WIB
Direktur Digital Business Telkom Indonesia Muhammad Fajrin Rasyid.
Direktur Digital Business Telkom Indonesia Muhammad Fajrin Rasyid.

RM.id  Rakyat Merdeka - Fokus pada penanaman investasi dan berkolaborasi dengan perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI), kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk diyakini kian melesat.

Hal ini dikatakan Direktur Digital Business Telkom Indonesia Muhammad Fajrin Rasyid. Menurutnya, AI salah satu teknologi yang berkembang sangat cepat. Potensi pasarnya sangat positif, baik di Indonesia maupun global. Apalagi ekonomi digital Indonesia itu masih 6 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto).

Fajrin mengatakan, ekonomi digital Indonesia, tidak hanya AI, akan tumbuh 4 sampai 5 kali lipat dalam 7 tahun ke depan.

“Ini yang membuat kami terpikir tidak boleh ketinggalan. Karenanya kami investasi lebih banyak di bidang ini,” ujar Fajrin di Jakarta, Sabtu (27/7/2024).

Baca juga : Pemprov Bisa Tekan Permukiman Kumuh

Untuk itu, pihaknya terus membangun kapabilitas AI. Termasuk melakukan investasi pada startup dan berpartner dengan pihak-pihak di luar Telkom. Sayangnya, dia enggan merinci besaran investasi yang disiapkan perseroan untuk segmen AI.

“Porsi investasinya sangat besar, bisa triliunan. Kami terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.

Menurut Fajrin, AI memiliki dua potensi yang bisa dimanfaatkan, yaitu bagaimana men-create bisnis baru dan melakukan peningkatan bisnis yang sudah ada dengan menggunakan AI.

Karena kecerdasan buatan merupakan teknologi baru, kata dia, perseroan perlu melakukan pengembangan kapabilitas, yang juga dilakukan kepada Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.

Baca juga : Matador Waspada Singa Atlas

Dia mencontohkan penggunaan AI telah dimanfaatkan di anak usaha Telkom, yaitu PT Telkomsel, untuk layanan customer service, sehingga lebih cepat dan lebih baik.

Selain itu, AI juga dimanfaatkan perseroan untuk membantu pembuatan planning network atau jaringan agar menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

“Ada juga beberapa startup yang sudah kami investasikan. Mereka bergerak di bidang video recognition dan chatbot atau communication tools,” terangnya.

Bahkan, pihaknya juga terus mengembangkan AI Solution yang ditujukan untuk klien korporat Telkom, khususnya dalam mengolah data yang mereka miliki.

Baca juga : The Djoker Tantang Alcaraz

Pihaknya juga menggandeng raksasa teknologi, seperti Google dan Microsoft untuk pemanfaatan AI.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.