Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat posisi Bacagub Jakarta Pramono Anung yang masih menjabat Sekretaris Kabinet (Seskab)?
Mungkin bisa mencontoh apa yang dilakukan Calon Wakil Presiden yang diusung PDIP saat Pilpres 2024, Pak Mahfud MD, yang mundur dari jabatannya sebagai Menkopolhukam. Meskipun beberapa kalangan menilai, mundurnya itu juga sudah terlalu lama.
Aturannya bagaimana?
Memang kalau kita lihat Peraturan KPU atau Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Seskab itu termasuk yang tidak wajib mengundurkan diri jika ikut Pilkada.
Baca juga : Kecepatan Internet Sudah Naik 10 X Lipat
Apa tidak ada potensi terjadinya konflik kepentingan?
Kalau kita melihat pelaksanaan Pemilu 2024 yang diwarnai isu konflik kepentingan, penggunaan sumber daya negara dan sebagainya, maka Pak Pramono harus berani menyatakan diri untuk mundur dari jabatan tersebut.
Lebih baik Pramono Anung mundur ya?
Saya rasa, jika ingin menunjukkan sikap yang sama dengan Pak Mahfud sata Pilpres lalu, ya mundur saja dari jabatannya itu.
Baca juga : Muktamar PPP, Percepat!
Apa keuntungan bagi Pramono Anung jika mundur dari jabatannya itu?
Bisa menghilangkan potensi konflik kepentingan. Kalau mau fokus di Pilkada Jakarta, tindakan yang tepat adalah mundur dari jabatan tersebut untuk membangun citra diri, melakukan kampanye dan sebagainya. Sehingga, potensi konflik kepentingan itu akan hilang dengan sendirinya.
Apakah Presiden perlu menyarankan agar Pramono mundur?
Itu hak prerogatif Pak Presiden. Yang pasti, kalau Pak Pramono Anung menilai pencalonan ini jauh lebih penting untuk kemudian menang di Pilkada Jakarta, ya saran saya mundur saja dari jabatannya sebagai Seskab. NNM
Baca juga : Pertamina Pastikan Tidak Ada Penghentian Pertalite
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 1 September 2024 dengan judul "Akan Bertanding Di Pilkada Jakarta, Seskab Perlu Mundur Atau Tidak, Haykal: Lebih Baik Mundur Dari Jabatan Seskab"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.