BREAKING NEWS
 

Mau Cabut Lampu Merah Buat Atasi Kemacetan, Ide Dharma Picu Kontroversi

Dave Laksono: Ide Itu Baiknya Bisa Dipahami Masyarakat

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 31 Oktober 2024 07:40 WIB
Dave Laksono, Anggota Tim Penasihat Rido. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anda mengenai gagasan Paslon Dharma- Kun menghapus lampu merah?

Saya tidak tahu landasan, konsep dan idenya seperti apa, lalu bagaimana penerapannya, serta dampaknya. Ini baru sebatas wacana yang disampaikan dalam dalam suatu acara.

Wacana seperti ini, menurut Anda, bagaimana?

Baca juga : Prestasi Kepolisian Kita Diakui Negeri Tetangga

Kontroversial. Karena, bagaimana mengaplikasikannya di jalanan jika tidak ada lampu merah. Ini satu-satunya ide yang di luar nalar. Konsep-konsep yang disampaikan, sebaiknya bisa dipahami masyarakat.

Konsep dari Rido dalam mengurai kemacetan, bagaimana?

Rido mengeluarkan gagasan yang realistis. Kami menyampaikan ide, pemikiran, konsep yang sesuai hasil pengalaman bertahun-tahun. Gagasan yang sesuai dengan kebutuhan dan yang perlu dijalankan.

Baca juga : Surya Paloh Tolak Jabatan Wantimpres

Konkretnya?

Dalam konteks sekarang ini, kami fokus pada program-program yang sudah kami siapkan untuk pelayanan secara menyeluruh kepada masyarakat. Yang pasti, program kami selaras dengan program-program Pemerintah Pusat.

Maksud Anda?

Baca juga : Wacana Penerapan UN Mencuat, Netizen Heboh

Pembangunan infrastruktur ini berkaitan juga untuk memastikan logistik, dan pengawasan strategis Pemerintah Pusat itu benar-benar searah dengan daerah. Program kami sudah jadi bagian dari proyek pembangunan besar Pemerintah Pusat. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 31 Oktober 2024 dengan judul "Mau Cabut Lampu Merah Buat Atasi Kemacetan, Ide Dharma Picu Kontroversi, Dave Laksono: Ide Itu Baiknya Bisa Dipahami Masyarakat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense