Dark/Light Mode

Hasil Survei Sama Kuat

Buru Dukungan, Harris Dan Trump Saling Caci

Kamis, 31 Oktober 2024 06:20 WIB
Donald Trump dan Kamala Harris. Foto: CNN
Donald Trump dan Kamala Harris. Foto: CNN

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang Pemilihan Presiden (pilpres), dua calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dan Donald Trump makin keras saling serang demi mendapatkan dukungan. Apalagi berbagai hasil survei menunjukkan, dukungan pemilih terhadap keduanya sama kuat.

Orasi Harris dan Trump pada menit-menit terakhir bisa dipastikan dapat mempengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihannya, dalam pilpres 5 November.

Harris dalam kampanye di dekat Gedung Putih, Washington DC, Selasa (29/10/2024), menuding mantan presiden itu telah mengirim gerombolan bersenjata untuk menyerbu Gedung Capitol demi membalikkan kekalahannya dalam pemilu 2020.

Baca juga : Kejati DKI Tahan Panitera PN Jaktim

“Kita tahu siapa Donald Trump,” ujar Wakil Presiden AS itu saat berkampanye di dekat Gedung Putih, Washington DC, Selasa (29/10/2024).

“Dia adalah seseorang yang tidak stabil, terobsesi dengan balas dendam, diliputi keluhan dan mengincar kekuasaan tanpa batas,” sambung Harris.

Sementara, dalam kampanyenya, Trump menuduh capres pertama wanita dari kulit hitam itusebagai seorang fasis dan penyebab perang Ukraina dengan Rusia.

Baca juga : Richelle Skornicki, Digosipin Jadi Pacar Aliando

Keduanya tampak tidak bisa menahan diri demi meraup dukungan suara. Apalagi, perbedaan dukungan untuk keduanyan selisih tipis di banyak jajak pendapat.

Berbagai jajak pendapat menunjukkan, Harris dan Trump bersaing ketat di beberapa negarabagian penting. Yaitu Arizona, Georgia, Michigan, North Carolina, Nevada, Pennsylvania dan Wisconsin.

Menurut data yang diterbitkan Laboratorium Pemilu Universitas Florida, Selasa (29/10/2024), lebih dari 51 juta warga AS telah memberikan suara lebih awal atau early voting, menjelang pemilihan umum nasional 5 November mendatang.

Baca juga : Gibran Pegang Kendali Pemerintah 2 Minggu

Menurut Laboratorium Pemilu Universitas Florida, 51.354.949 orang telah memberikan suara melalui pemungutan suara langsung dan via surat pos. Dari total itu, sekitar 26,8 juta orang datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), sementara 24,6 juta lainnya memilih melalui pos.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.