RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengesahkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2025).
Di hadapan para pejabat negara, para menteri, duta besar, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap DPR, atas dukungan terhadap perumusan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi dasar pembentukan Danantara.
"Tanpa mereka, ini tidak akan terjadi. Terima kasih Ketua DPR dan semuanya," ucap Prabowo dalam peluncuran Danantara.
Baca juga : Andre Rosiade: Berikan Kesempatan Danantara Bekerja
Prabowo juga menyampaikan, Danantara akan mengelola 900 miliar dolar AS (sekitar Rp 14.000 triliun).
Secara sederhana, Danantara adalah badan pengelola investasi yang dibentuk Pemerintahan Prabowo, yang menyatukan (mengkonsolidasikan) semua kekuatan ekonomi (aset) BUMN
Konsolidasi ini untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara, mendanai berbagai proyek strategis nasional, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Investasi awal yang disiapkan Danantara sekitar Rp 326,61 triliun.
Baca juga : Perkuat SDM Kesehatan, Indonesia Gandeng Saudi
Menurut Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, pembentukan Danantara merupakan langkah awal bagi Indonesia untuk menjadi salah satu aktor utama dalam perekonomian global.
Namun, Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto mengingatkan bahwa pengelolaan Danantara harus diawasi dengan cermat. Sebab, jika tidak diawasi, akan menjadi monster. “Kalau dikelola dengan baik, bakal menciptakan malaikat yang mensejahterakan bangsa," ujar Darmadi.
Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade, Danantara akan dikelola secara transparan. "Insya Allah akan berhasil," ucap politisi Partai Gerindra ini.
Baca juga : Gerindra Pastikan Komunikasi Prabowo-Mega Tetap Hangat
Untuk lebih jelasnya, berikut wawancara dengan Darmadi Durianto mengenai pembentukan Danantara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.