BREAKING NEWS
 

Kemenhub Sedang Godok Rencana Kenaikan Tarif Ojol

Syaiful Huda: Harus Ada Tansparansi Dan Keberpihakan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Jumat, 4 Juli 2025 07:50 WIB
Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menggodok aturan baru tarif aplikasi pengemudi ojek online (ojol). Rencananya, Kemenhub akan menaikkan tarif ojol sebesar 8 persen-15 persen.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan di Jakarta (2/7/2025) mengatakan kenaikan tarif masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan final. 

"Mengenai pemberitaan kenaikan tarif ojek online 8-15 persen, ini masih dalam tahap kajian mendalam. Artinya, ini belum berupa keputusan final,” ujar Aan.

Baca juga : Innalillah, Direktur RS Indonesia Di Gaza Tewas Dirudal Israel

Kemenhub masih dibutuhkan kajian yang mendalam untuk menaikkan tarif ojol. Aan mengatakan, setiap kebijakan pemerintah yang berdampak langsung kepada masyarakat luas, terutama terkait tarif transportasi pembahasan akan melalui proses dialog dan pertimbangan yang matang. 

Kemenhub akan membuka ruang komunikasi secara intensif dengan para pihak terkait. “Kami penuh dengan kehati-hatian, karena melibatkan seluruh stakeholders dan masyarakat, sehingga kita memastikan regulasi nanti tergantung proses yang baik," ujarnya.

Aan menegaskan pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara kepentingan pengemudi, aplikator dan kemampuan bayar masyarakat sebagai pengguna. Pemerintah memastikan bahwa setiap perubahan tarif harus didasari kajian menyeluruh agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik secara sosial maupun ekonomi.

Baca juga : Lily Pujiati: Kami Menuntut Jaminan Pendapatan Berupa UMP

Meski belum final, wacana tarif ojol naik mengundang pro kontra di masyarakat. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati mengakui jika tarif ojol naik, maka akan berdampak bagi pendapatan.

“Akan berdampak pada penurunan pendapatan pengemudi ojol bila tarif dinaikkan,” ujar Lily.

Alasannya, karena konsumen akan memilih moda transportasi lain yang berimbas pada sepinya order bagi pengemudi.  

Baca juga : DPR Puji Jenderal Listyo

Apa tanggapan Senayan? Wakil Ketua Komisi V Syaiful Huda mengatakan akan membahas mengenai kenaikan tarif kepada semua pihak. “Kami akan segera berkomunikasi dengan Kemenhub,” ujar dia.

Untuk mengetahui lebih jauh pandangan Syaiful Huda terkait dengan wacana kenaikan tarif ojol. Berikut wawancaranya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense