BREAKING NEWS
 

Ada Tempat Khusus Demo Di DPR, Usulan Menteri HAM Picu Pro Kontra

Lucius Karus: Mental DPR-nya Dulu Yang Harus Dibenahi

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Selasa, 16 September 2025 07:15 WIB
Lucius Karus, Peneliti Formappi. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ini?

Sebagaimana pemilu Indonesia yang sibuk dengan urusan prosedural, kita semua dibikin lupa dengan substansi soal bagaimana menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Jadi urusan demonstrasi sebagai ekspresi demokrasi, tidak bisa diselesaikan dengan memoles kompleks DPR, dengan perabot baru bernama ruang demonstrasi.

Menurut Anda, apa yang lebih penting daripada usulan tersebut?

Masalah utama dalam hal pelaksanaan demonstrasi, karena perangkat demokrasi seperti DPR, tidak terbuka terhadap mereka yang mau menyampaikan aspirasi. Pembawa aspirasi dianggap pembuat rusuh sehingga DPR memilih untuk menjauh dari massa.

Baca juga : Willy Aditya: Bagian Dari Tingkatkan Kualitas Demokrasi

Berarti usulan ini tidak tepat ya?

Dengan demonstrasi di luar pagar saja, DPR ketakutan sampai memilih meliburkan diri. Apalagi kalau demonstrasinya di dalam kompleks? Mana berani DPR membuka ruang? Yang ada mereka takut kompleks DPR diduduki massa. Jadi mental DPR yang harus dibenahi dulu. Bagaimana DPR memandang demonstrasi, menghargai pembawa aspirasi.

Kalau soal lalu lintas yang kerap terganggu karena ada demo, bagaimana itu?

Itu bukan salah demonstran semata. Jelas-jelas DPR yang membentengi diri dari pendemo, sehingga massa terpaksa mengganggu pengguna jalan umum di depan DPR. Bukan pendemo yang disalahkan tetapi DPR-nya yang memagari kompleks dengan tembok tinggi.

Baca juga : RUU KUHAP Cegah Aparat Selewengkan Kekuasaan

Mau bikin tempat khusus, kalau mental anggota DPR masih menganggap pendemo sama dengan kriminal, ya sia-sia saja itu tempat khusus berdemonstrasi.

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya menyebut akan mendiskusikan usulan ini dengan Menteri HAM, ada tanggapan?

Mengherankan ketika ide Menteri HAM ini didukung oleh DPR. DPR seolah mau mengatakan bahwa alasan mereka tak menemui demonstran selama ini karena posisi aksi yang berada di luar gerbang. Karena itu dengan membangun tempat khusus di dalam kompleks, DPR akan bisa mendengarkan langsung aspirasi warga.

Seharusnya bagaimana?

Baca juga : Internet Ngebut Siap On Sampai Pelosok Negeri

Padahal kalau DPR memang mau menerima dan mendengarkan aspirasi, itu bisa mereka tunjukkan selama ini dengan membuka akses pintu masuk bagi pendemo yang ada di depan gerbang masuk. Sayangnya mereka tak lakukan itu. Mereka terlalu takut pada warga yang menyatakan pendapat melalui demonstrasi. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 16 September 2025 dengan judul "Ada Tempat Khusus Demo Di DPR, Usulan Menteri HAM Picu Pro Kontra, Lucius Karus: Mental DPR-nya Dulu Yang Harus Dibenahi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense