Dark/Light Mode

Perkuat Identitas Merek, Ciptakan Produk Unggul

IKM Kerajinan Siap Perluas Pasar Ekspor

Selasa, 16 September 2025 06:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) proaktif dalam meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) kerajinan melalui penguatan identitas merek. Upaya ini dilakukan untuk memperluas pasar ekspor produk kerajinan Indonesia.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, nilai budaya yang tercermin dari produk kerajinan merupakan kekuatan bagi IKM untuk memperkuat identitas.

“Kekuatan ini akan lebih efektif dan maksimal pemanfaatannya jika didukung dengan upaya-upaya lain,” kata Agus di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Baca juga : Hore, Lewat Gerbang Tol Fatmawati 2 Gratis

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita mengatakan, kerajinan sebagai produk berbasis budaya memiliki ciri khas, nilai dan cerita unik yang menjadikannya diminati secara luas.

“Kerajinan lokal karya para perajin di berbagai daerah di Indonesia tak lepas dari nilai budaya setempat. Ini dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia,” kata Reni.

Kemenperin terus melakukan upaya peningkatan strategi pemasaran, khususnya mengenai identitas produk (brand identity). Salah satu program penguatan identitas merek pada IKM kerajinan dilaksanakan melalui webinar untuk para pelaku IKM kerajinan pada akhir Agustus 2025.

Baca juga : Ajukan Red Notice Ke Interpol, Kejagung Buru Cheryl Darmadi

Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Menurutnya, identitas pada IKM kerajinan diperlukan untuk menegaskan eksistensi dan ciri khas produk, usaha, perajin dan secara tidak langsung karakter bangsa.

“Identitas yang kuat mampu memberikan ikatan emosional pada konsumen. Ini menjadi salah satu strategi pemasaran yang ampuh,” jelas Reni. Selain webinar, Direktorat Jenderal (Ditjen) IKMA juga rutin memberikan berbagai program dan fasilitas untuk meningkatkan daya saing IKM kerajinan.

Baca juga : Real Madrid Vs Marseille, Misi Balas Dendam

Program tersebut meliputi sertifikasi, pendampingan ekspor, pengembangan sentra, fasilitasi pameran, layanan kemasan dan kekayaan intelektual. Termasuk edukasi pemasaran digital dan manajemen bisnis.

Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan Budi Setiawan menjelaskan, beragam pendampingan daring yang diselenggarakan Ditjen IKMA dan Dekranas berhasil memicu ide-ide kreatif para pelaku IKM kerajinan. Hal ini mendorong aksi nyata para pemangku kepentingan.

“Pendampingan ini juga diharapkan dapat mendorong para perajin dan pemilik kerajinan menciptakan produk yang tidak hanya unggul secara estetika, tetapi juga berkelanjutan dan mampu menembus pasar global,” tandas Budi. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.