BREAKING NEWS
 

Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Gunakan APBN Menuai Polemik

Syaiful Huda: APBN Untuk Kembangkan Pesantren Adalah Wajib

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Rabu, 15 Oktober 2025 07:10 WIB
Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Saat ini sedang ramai terkait wacana pembangunan Ponpes Al-Khoziny menggunakan APBN. Apa pendapat Anda?

Kami menilai alokasi APBN untuk pengembangan lembaga pendidikan termasuk pesantren tidak hanya boleh tetapi juga wajib karena dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945. Apalagi lembaga pendidikan tersebut telah ratusan tahun terbukti menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas dalam ilmu agama maupun umum. Saat ini Ponpes Al-Khoziny mengalami musibah di mana semua pihak utamanya negara harus mengulurkan tangan untuk menjamin keberlanjutan lembaga pendidikan tersebut.

Bukankah Ponpes itu dibangun atas bantuan masyarakat atau publik?

Baca juga : Importir Nakal Untung, Petani Lokal Dirugikan

Lembaga pendidikan seperti pesantren umumnya memang didirikan oleh masyarakat dan bersifat swadaya. Kendati demikian, harusnya negara hadir dalam menetapkan standarisasi pendirian pesantren, mengawasi pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar, hingga mendampingi dari segi pendanaan dan penyediaan fasilitas infrastruktur.

Soal robohnya Ponpes. Bagaimana?

Kami yakin jika tidak ada niat jahat dari pengasuh pesantren Al-Khoziny untuk berbuat lalai saat membangun fasilitas infrastruktur pesantren mereka. Jika memang ada kekurangan, justru kami pertanyakan peran negara dalam membantu mereka saat menyediakan fasilitas pesantren. Sebab lembaga ini telah berdiri hampir 125 tahun dan banyak dipercaya masyarakat dalam melahirkan kader-kader bangsa yang tidak hanya kuat secara ilmu agama tetapi juga pilar penumbuh rasa cinta tanah air.

Baca juga : Aturan Rumah Subsidi Dibuat Lebih Manusiawi

Apakah Anda setuju ada proses hukum?

Saat ini proses hukum Tragedi Al-Khoziny telah berlangsung di Polda Jatim. Kami berharap semua pihak menghormati proses tersebut. Jangan melakukan trial by the press atau menghakimi secara sepihak tragedi Al-Khoziny ini melalui media massa atau media sosial. Ini momentum tepat bagi pemerintah untuk melakukan penataan pembangunan pesantren di Indonesia. Harus ada audit kelayakan infrastruktur pesantren. Jangan sampai ada korban lagi. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 15 Oktober 2025 dengan judul "Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Gunakan APBN Menuai Polemik Syaiful Huda: APBN Untuk Kembangkan Pesantren Adalah Wajib"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense