Sebelumnya
Pemerintah Aceh telah mengirimkan surat ke PBB untuk meminta bantuan atas bencana Aceh. Apa respons Anda?
Begini, UNDP dan UNICEF ini kan posisinya di bawah PBB. Dan UNDP dan UNICEF sudah lama bekerja sama dengan Indonesia. Bahkan, lembaga PBB ini juga sudah beroperasi lama di Indonesia. Seperti di Provinsi Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jabar, dan daerah lainnya.
Dan misi serta visinya juga untuk pembangunan yang ada di Indonesia, ada ataupun tidak ada bencana.
Jadi, menurut Anda wajar saja jika lembaga PBB memberikan bantuan?
Baca juga : OJK Diminta Hapus Aturan Tagih Utang Pihak Ketiga
Tidak ada bencana saja mereka membantu, apalagi ada bencana yang terjadi di Indonesia. Dan bantuan dari UNDP dan UNICEF untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat yang terjadi bencana.
Jadi, sangat wajar saja jika mereka memberikan bantuan dan sumbangannya kepada bencana di Aceh dan daerah lain yang mengalami bencana.
Terkait surat dari Pemerintah Aceh ke PBB. Bagaimana?
Prinsipnya, ada atau tidak ada surat dari Pemerintah Aceh, mereka bisa memberikan bantuan. Dan kalau pun ada surat hanya administrasi saja, buat legalitas.
Baca juga : BTN Beri Relaksasi Kredit Untuk Puluhan Ribu Nasabah
Menurut Anda, keputusan Pemerintah Aceh mengirimkan surat tidak masalah, ya?
Kesimpulannya tidak ada masalah dengan mengirimkan surat ke PBB. Apalagi, Indonesia adalah anggota PBB yang akan membantu jika ada masalah dan kesulitan.
Dan surat yang dikirimkan Pemerintah Aceh tidak ada yang salah.
Tetapi, Pemerintah kesannya kurang nyaman dengan adanya surat tersebut?
Baca juga : Sisa MBG Jadi Pakan Ternak, Karyawannya Warga Sekitar
Saya kira Pemerintah Pusat harus welcome dan menerima saja jika surat dikirim ke lembaga PBB. Toh, tujuannya juga baik yakni membantu korban bencana. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 17 Desember 2025 dengan judul "Surat Pemerintah Aceh Ke PBB Menuai Polemik, Soni Soemarsono: Kalau Tujuannya Baik, Pemerintah Terima"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.