BREAKING NEWS
 

Skor Literasi & Sains Siswa Indonesia Alami Kenaikan, Alarm Serius, 24 Persen Murid Alami Perundungan

Iman Zanatul Haeri: Kenaikan Bullying Alarm Bagi Satuan Pendidikan

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DEDE HERMAWAN
Senin, 14 September 2026 07:10 WIB
Iman Zanatul Haeri, Kabid Advokasi P2G. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Data Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia mengalami kenaikan, tetapi angka bullying masih tinggi. Bagaimana pandangan Anda?

Memang ada hal yang cukup mengkhawatirkan, yakni masih tingginya tingkat bullying atau perundungan berdasarkan data PISA 2025.

Berapa angkanya?

Sebanyak 24 persen murid Indonesia mengalami perundungan beberapa kali dalam sebulan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata negara-negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yakni 20 persen.

Baca juga : Ketua Komisi XI DPR Selalu Berpihak Ke Petani Tembakau

Apa respons Anda terhadap angka tersebut?

Ini menjadi alarm bagi satuan pendidikan untuk menciptakan ekosistem lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan terlindungi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), dinas pendidikan, serta satuan pendidikan dituntut untuk membangun sistem sekolah atau madrasah yang aman dari berbagai bentuk kekerasan.

Iklim keamanan merupakan salah satu komponen utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Bagaimana kualitas atau mutu pendidikan dapat dicapai jika murid mengalami kekerasan dan lingkungan belajarnya tidak aman.

Apa yang mesti dilakukan Pemerintah?

Baca juga : Kapolri Beri Apresiasi Warisan Seni Nasirun

Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah berkewajiban mendampingi, membimbing, dan membersamai satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, menghargai perbedaan, serta tidak menoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun.

Terkait penurunan skor Matematika dalam data PISA, bagaimana pandangan Anda?

Penurunan skor Matematika sebesar dua poin harus menjadi pelecut agar pembelajaran di kelas tidak hanya berorientasi pada kemampuan murid menghafal angka atau rumus semata.

Pembelajaran di kelas hendaknya bermakna dan mampu membangun nalar kritis murid. Mereka perlu dibekali kemampuan untuk menyelesaikan persoalan riil dengan menggunakan pendekatan matematika. REN

Baca juga : Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 14 September 2026 dengan judul "Skor Literasi & Sains Siswa Indonesia Alami Kenaikan, Alarm Serius, 24 Persen Murid Alami Perundungan, Iman Zanatul Haeri: Kenaikan Bullying Alarm Bagi Satuan Pendidikan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense