BREAKING NEWS
 

Dorong Ekonomi Daerah, Tim PKM Universitas Trisakti Edukasi Masyarakat Pandeglang

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 8 Agustus 2024 13:42 WIB
Kegiatan PKM Universitas Trisakti di Pandeglang, Banten. (Foto: Dok. Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Trisakti mengadakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Cigandeng, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu-Minggu (3-4/8/2024). Kegiatan mengusung tema “PKM Pemanfaatan Limbah Melinjo sebagai Upaya Diversifikasi Produk untuk Meningkatkan Pendapatan Kelompok Ibu-ibu Pembuat Emping Melinjo di Desa Cigandeng, Pandeglang”.

Tim PKM dipimpin Ketua Program Mohammad Ischak. Anggotanya adalah Dian Octaviani, Mustamina Maulani, Ida Busnetty, Harris Efendi, Achlis Diinal, dan 2 mahasiswa.

Mohammad Ischak mengatakan, kegiatan PKM ini dilatarbelakangi pada kondisi kulit melinjo hanya dijual sebagai sayuran. Bahkan cangkang melinjo merupakan limbah yang tidak berharga, diperlakukan sebagai sampah sisa dari proses pembuatan emping melinjo. Di Kecamatan Menes sebagai sentra penghasil emping melinjo banyak ditemukan limbah cangkang dan kulit melinjo.

Baca juga : Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati, Masyarakat Harus Waspada

"Melalui kegiatan PKM diharapkan dapat memberdayakan masyarakat. Dalam hal ini kelompok ibu-ibu agar mempunyai keterampilan yang dapat menghasilkan pendapatan dengan usaha mengolah limbah cangkang dan kulit melinjo menjadi olahan makanan yang mempunyai nilai ekonomi," ujar Mohammad Ischak, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (8/8/2024).

Adsense

Pada Sabtu (3/8/2024), tim mengadakan dua program dengan judul “Pelatihan Desain Kemasan Makanan Olahan Berbahan Kulit dan Cangkang Melinjo”, dan “Pelatihan Manajemen Keuangan Sederhana dan Pemasaran Makanan Olahan Berbahan Kulit dan Cangkang Melinjo”.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 24 ibu-ibu rumah tangga di Desa Cigandeng yang selama ini mempunyai pengalaman sebagai pengrajin emping melinjo. Kegiatan juga dihadiri Pj Kepala Desa Cigandeng Emet Hambali, dan dibuka oleh Sekretaris Kecamatan Menes Usep.

Baca juga : AQUA Komit Jaga Kualitas Produk Selalu Penuhi Standar Keamanan Pangan

Sedangkan pada hari Minggu (4/8/2024), dilaksanakan kegiatan “Pelatihan dan Praktik Pengolahan Limbah Kulit dan Cangkang Melinjo Menjadi Aneka Makanan yang Bernilai Ekonomis". Ibu-ibu peserta langsung dilatih dengan praktik 6 macam aneka makanan berbahan cangkang dan kulit melinjo meliputi: dodol kulit melinjo, brownis, cookies, lidah kucing, kembang goyang, dan kue semprong. Pelatihan dan praktik langsung dibimbing dan didampingi tim chef dari Institut Pariwisata Trisakti yang diketuai Chef Alif dan didampingi Chef Chaerudin (Cay) dan Chef Andi serta dibantu oleh 3 mahasiswa.

Ibu-ibu peserta pelatihan menyatakan sangat senang dan semangat mengikuti semua pelatihan sampai selesai. Mereka berharap agar program ini dapat menambah keterampilan yang dapat menambah penghasilan keluarga.

Setelah acara di hari kedua, Ketua Pelaksana Mohammad Ischak menyerahkan seperangkat alat pengolahan makanan kepada Pj Kepala Desa Cigndeng sebagai aset desa yang dapat digunakan kelompok ibu-ibu untuk mempraktikkan secara mandiri hasil dari pelatihan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense