Dark/Light Mode

Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati, Masyarakat Harus Waspada

Rabu, 7 Agustus 2024 08:26 WIB
Gunung Semeru di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Antara)
Gunung Semeru di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada Rabu (7/8/2024) pukul 04.35 WIB. 

Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 130 detik.

Baca juga : Jimly Asshiddiqie: Hormati Pilihan Masyarakat Sumbar

Terkait hal tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Baca juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusan Capai 600 Meter

Jangan beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Waspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru. Terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil, yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.