BREAKING NEWS
 

Peran Strategis Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 8 Oktober 2024 22:51 WIB
Penyusunan Renstra Pendidikan Vokasi. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam rangka melanjutkan Program Ekosistem Kemitraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, (Kemendikbudristek) melakukan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Pendidikan Vokasi dengan metode foresight bersama para pemangku kepentingan di pusat dan daerah. Acara mengangkat tema "Peran Strategis Pendidikan Vokasi dalam Pembangunan Ekonomi Daerah", yang berlangsung di Jakarta, 7-9 Oktober 2024

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Tatang Muttaqin mengatakan, pendidikan vokasi memiliki posisi strategis untuk menjadi bagian penggerak utama pembangunan ekonomi di daerah. Terutama sebagai katalisator peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal, pendidikan vokasi menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Dengan dukungan dunia usaha dan pemerintah daerah, pendidikan vokasi dapat menjadi pusat inovasi dan peningkatan daya saing daerah. Program-program yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia lokal akan membantu daerah mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Raih 5 Penghargaan Keselamatan Migas 2024

Dia menerangkan, kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) telah menciptakan sinergi yang efektif dalam mengatasi tantangan lokal. Pentingnya memperkuat kemitraan ini adalah untuk memastikan keberlanjutan berbagai inisiatif yang telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Adsense

“Kemitraan ini tidak hanya mendorong keterlibatan sektor pendidikan vokasi tetapi juga memperluas jangkauan potensi ekonomi daerah" ujarnya.

Selain memperkuat kemitraan yang ada, penting untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih inovatif antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Dengan fokus pada pengembangan potensi lokal, kemitraan ini dapat berperan sebagai katalisator inovasi yang didorong oleh kebutuhan daerah.

Baca juga : Jokowi: Hilirisasi dan Digitalisasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

“Inisiatif-inisiatif baru yang lahir dari sinergi ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi tantangan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat daya saing wilayah di tingkat nasional," tambah Tatang.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Adi Nuryanto menuturkan, Kemendikbudristek bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan mitra menyelenggarakan diskusi terpumpun penyusunan rencana strategis pendidikan vokasi mulai Rabu (8/10/2024) dengan metode foresight, atau perencanaan kebijakan dan strategi yang antisipatif dengan mendeteksi ancaman di masa depan bersama perwakilan dari pemerintah daerah.

Kata dia, ini adalah momen penting saat pendidikan vokasi tumbuh dan bertransformasi menjadi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. "Kami berharap momentum ini dapat terus dijaga. Mengenai ketenagakerjaan masa kini dan masa depan, serta potensi inovasi di setiap daerah, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan daya saing," harap Adi Nuryanto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense