BREAKING NEWS
 

Universitas Pancasila Kukuhkan 2 Guru Besar Fakultas Teknik

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 12 Desember 2024 16:02 WIB
Pengukuhan dua guru besar Fakultas Teknik Universitas Pancasila. (Foto: Dok. UP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Pancasila (UP) mengukuhkan dua guru besar Fakultas Teknik (FT), yaitu Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Mesin (Energi Terbarukan) La Ode Muhmmad Firman dan Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Teknik Mesin, Dede Lia Zariatin. Pengukuhan dilakukan di Fakultas Teknik, Universitas Pancasila, Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Rektor Universitas Pancasila Jakarta Prof Marsudi Wahyu Kisworo mengucapkan selamat atas pengukuhan dua guru besar. Dengan pengukuhan ini, guru besar UP menjadi 33 orang.

Marsudi menerangkan, dalam waktu dekat, setelah keluar surat Keputusan, akan dikukuhkan ada tiga orang lagi menjadi guru besar. Sehingga nanti totalnya menjadi 36 orang guru besar dari 348 dosen yang ada di Universitas Pancasila.

Baca juga : PG PAUD Universitas Al Azhar Indonesia Gelar Webinar Pengasuhan Berkualitas

"Universitas Pancasila menargetkan mempunyai 72 guru besar dalam empat tahun ke depan. Karena idealnya guru besar harus mencapai 20 persen dari jumlah dosen di setiap perguruan tinggi," terang Marsudi, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (12/12/2024).

Dia menjelaskan, guru besar memiliki tiga fungsi penting. Pertama, memimpin kebebasan mimbar akademik keilmuan, artinya memiliki kewenangan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Kedua, memanfaatkan ilmu pengetahuan agar berguna bagi masyarakat. Ketiga, sebagai tokoh masyarakat yang harus jadi panutan.

Adsense

Dalam orasi ilmiahnya, La Ode Muhammad Firman mengatakan, energi terbarukan berupa waste to energy, energi surya dan biomassa serta energi air, sangat melimpah di setiap wilayah perkotaan ataupun pedesaan. Itulah sebabnya, energi terbarukan dinilai penting serta sangat layak dikembangkan dan diterapkan, agar mengurangi penggunaan bahan bakar konvensional.

Baca juga : Universitas Budi Luhur Kukuhkan Prof Prudensius Maring Jadi Guru Besar

Untuk itu, pengembangan dan penerapan peralatan pengelolaan sampah agar menghasilkan waste to energy, termasuk mesin pengering serbaguna dapat menjadi modal pengetahuan. Sehingga, pada Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) berikutnya diharapkan dapat dibangun skala produksi di suatu kawasan tentang Taman Pendidikan dan Industri Pengelolaan Sampah Mandiri Energi Terbarukan.

Sedangkan Dede Lia Zariatin mengatakan, teknologi manufaktur dan otomasi memiliki peranan sangat penting dalam pengembangan dan implementasi pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT), seiring dengan upaya mencari sumber energi yang bersih dan berkelanjutan.

Dia menerangkan, potensi EBT di Indonesia sangat besar, namun pemanfaatannya baru 0,3 persen. Perkembangan teknologi manufaktur dan otomasi telah membuka peluang peningkatan efisiensi dan kinerja dari pembangkit listrik EBT, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Baca juga : FSTD Universitas Trilogi Dukung Pengembangan Budaya Betawi di Jakarta

Beberapa tantangan perkembangan tersebut di antaranya adalah rendahnya efisiensi pembangkitan listrik, ketergantungan terhadap material yang mahal, belum ramah terhadap lingkungan terkait dengan pembukaan lahan dan pembangunan infrastruktur, dan biaya investasi awal yang tinggi.

Tantangan yang dihadapi dalam inovasi teknologi manufaktur dan otomasi dalam mendukung pengembangan pembangkit listrik adalah pembangkit listrik hybrid yang menggabungkan teknologi manufaktur dan otomasi dalam pengembangan pembangkit listrik energi baru dan terbarukan pembangkit listrik tenaga surya dengan tenaga air dan tenaga angin, metode produksi yang bersih dan ramah lingkungan.

Dengan memanfaatkan material alam (green material) yang mudah didaur ulang, integrasi teknologi manufaktur dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam pemilihan parameter proses yang optimal yang dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi pembangkitan energi listrik EBT.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense