RM.id Rakyat Merdeka - Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PS-PDGS) Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Trisakti menggelar penyuluhan mengenai Kegawatdaruratan Akibat Infeksi Saluran Akar disertai Perawatan Gigi Sederhana pada Jemaat GPIB Silo, Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) FKG Trisakti.
Karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi yang disebabkan aktivitas bakteri dengan karbohidrat. Karies diawali dengan terjadinya demineralisasi pada jaringan keras gigi yang kemudian diikuti kerusakan unsur organiknya. Terbukanya pulpa karena karies atau trauma gigi dapat menyebabkan kolonisasi bakteri dan menyebabkan infeksi saluran akar gigi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, prevalensi karies gigi berkisar antara 60-80 persen pada anak-anak dan hampir 100 persen pada populasi orang dewasa. Karies di Indonesia memiliki prevalensi yang tinggi yaitu mencapai 88 persen.
Baca juga : FKG Trisakti Sulap Limbah Teh Jadi Obat Kumur untuk Lansia Mekarjaya, Depok
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi gigi berlubang atau karies di Jakarta Barat sebanyak 44,24 persen mengalami gigi berlubang atau rusak atau sakit. Infeksi rongga mulut yang tidak disembuhkan dapat menyebar ke jaringan lain dan organ dalam menyebabkan penyakit sistemik seperti penyakit jantung, penyakit paru-paru, rheumatoid arthritis, diabetes melitus tipe II, infeksi ginjal dan lainnya.
Kegawatdaruratan akibat infeksi saluran akar adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika infeksi dari saluran akar gigi menyebar dan menyebabkan komplikasi yang mengancam kesehatan dan memerlukan penanganan segera. Ketua PKM drg. Dick Yonathan, M.M. menerangkan bahwa penyakit infeksi saluran akar dapat menyebabkan berpindahnya bakteri dari saluran akar ke lingkungan sistemik.
“Sehingga dapat memicu respons imun yang dapat mempengaruhi organ tubuh lain. Di antaranya terjadi potensi perkembangan penyakit kardiovaskular, hasil kehamilan yang merugikan, dan disfungsi metabolik diabetes, penyakit jantung koroner (PJK), jenis penyakit kardiovaskular (CVD) yang paling umum." ujar Dick, seperti keterangan yang diterima redaksi, Selasa (15/7/2025).
Baca juga : Warga Padati Monas Nonton Pertunjukan Pesawat Dan Band Di Hari Bhayangkara ke-79
Romo GPIB Silo, Pdt. Setphen G. R. Sihombing, menyatakan, dengan bahaya yang dapat memengaruhi faktor kesehatan lain, maka pengetahuan lebih dalam mengenai infeksi saluran akar, dampaknya terhadap kesehatan dan kualitas hidup, serta pengobatan yang perlu dilakukan menjadi sangat penting. Hal ini guna mencegah dampak negatif dari infeksi saluran akar yang tidak dirawat.
PS-PDGS Konservasi Gigi FKG Trisakti bekerja sama dengan GPIB Silo Cengkareng bersama dengan Romo GPIB Silo, Pdt. Setphen G. R. Sihombing mengadakan kegiatan bakti sosial berupa penyuluhan mengenai kegawatdaruratan akibat infeksi saluran akar disertai perawatan gigi sederhana pada Jemaat GPIB Silo. Kegiatan ini dilakukan GPIB Silo, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/6/2025).
Sebanyak 75 orang peserta menunjukkan antusiasme yang baik dalam mengikuti keseluruhan kegiatan ini. Dimulai dari pre-test, pemaparan materi edukasi berupa pengetahuan mengenai infeksi saluran akar gigi, termasuk pengertian, penyebab terjadinya infeksi saluran akar gigi, pengobatan dari infeksi saluran akar gigi, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk cara menyikat gigi yang tepat, waktu berkunjung ke dokter gigi, dilanjutkan dengan kuis berhadiah dan post-test.
Baca juga : Dexa Medica Gelar Cek Kesehatan Gratis Di Yogyakarta
Semua peserta yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan kemudian mendapatkan perawatan gigi yang dilakukan oleh tim pelaksana. Tim diketuai oleh drg. Dick Yonathan, M.M., dengan anggota drg. Bryan Wangidjaja; drg. Dennisa Adhistya Putri; drg. Dicky Hardi; drg. Heidi Edwina Halim; drg. Juliana; drg. Muliadi Kozali; drg. Luh Kadek Resi Brahmani; drg. Gary Hadrian; drg. Nadya Livia Riany; drg. Pramana Mahardika Wibowo; drg. Ricky Reza Tanaka; drg. Steward, M.KG; dan drg. Viola Shelvannia Haryanto. Tim ini di bawah bimbingan Dr. drg. Meiny Faudah Amin, Sp.KG(K); drg. Taufiq Ariwibowo, Sp.KG(K); dan Dr. drg. Ie Elline Istanto, Sp.KG(K). Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan mengenai bahaya dari infeksi saluran akar gigi, pencegahannya, dan pengobatan yang perlu dilakukan apabila terjadi infeksi pada saluran akar gigi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.