BREAKING NEWS
 

Tim PkM Universitas Trisakti Ubah Limbah Singkong Jadi Pasta Gigi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 28 Agustus 2025 20:22 WIB
Tim PkM Universitas Trisakti bersama TP-PKK Desa Ginanjar. (Foto: Dok. Universitas Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Trisakti yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui skema Hibah BIMA, sukses menyelenggarakan program inovatif di Desa Ginanjar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Program berjudul "Pemanfaatan Limbah Kulit dan Daun Singkong sebagai Pasta Gigi untuk Kesehatan Gigi Masyarakat TP-PKK Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar" ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil kebun singkong sekaligus memberdayakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) setempat. 

Kegiatan PkM diketuai oleh drg. Florencia Livia Kurniawan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti. Anggotanya adalah Ratna Mira Yojana dari Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti, Catur Rahayu Martiningtiyas dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, serta Febry Anggreani JK dan Fauziah Rahma Annisa yang merupakan mahasiswa FKG Universitas Trisakti.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Ubah Limbah Makanan Jadi Pakan untuk Peternak Maros

Latar belakang kegiatan ini adalah melimpahnya hasil panen singkong di Desa Ginanjar, dengan kulit dan daunnya seringkali dibuang dan menjadi limbah. Tim PkM Universitas Trisakti melihat potensi besar untuk mengolah limbah tersebut menjadi produk bernilai tinggi, yaitu pasta gigi herbal yang memiliki manfaat ganda bagi kesehatan dan ekonomi.

Hal ini disambut hangat oleh Kepala Desa Ginanjar, Iwan Ridwan. Dia kemudian mengarahkan kepada Lesti Susanti selaku ketua kelompok Masyarakat TP-PKK Desa Ginanjar untuk membantu dalam penyelenggaraan acara PkM tersebut.

Adsense

Rangkaian kegiatan dimulai pada 10 Juni 2025 dengan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama anggota TP-PKK Ginanjar. Tim PkM memperkenalkan konsep inovasi ini dan berdiskusi untuk memahami kebutuhan masyarakat serta potensi kewirausahaan yang dapat dikembangkan dari produk pasta gigi dengan bahan baku limbah singkong yang kemudian disebut dengan nama PASTAKONG.

Baca juga : Coverall Tahan Api Ramah Lingkungan, Inovasi Hijau dari Patra Drilling

Pada 15 Agustus 2025, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan komprehensif tentang kesehatan gigi dan mulut, diikuti dengan pelatihan kewirausahaan. Para peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai pengemasan produk, penentuan harga jual, hingga strategi pemasaran agar produk PASTAKONG ini siap dipasarkan.

Puncak program ini adalah pelatihan teknis pada 26 Agustus 2025. Anggota TP-PKK Ginanjar dilatih untuk memproduksi secara langsung pasta gigi berbahan dasar limbah singkong. Limbah singkong didapatkan langsung dari kebun milik warga Ginanjar yang kemudian diolah menggunakan mesin oven pengering dan mesin penepung sehingga menjadi berbentuk tepung dan siap dijadikan bahan baku pembuatan PASTAKONG. Hasil dari kegiatan ini adalah semua peserta dapat membawa pulang langsung produk pasta gigi yang sudah diproduksi.

Ketua tim PkM Universitas Trisakti menyatakan, program ini menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi masyarakat. "Kami sangat bersyukur mendapat dukungan dana dari Kemendikbudristek melalui Hibah PkM BIMA. Dengan demikian, kami dapat mewujudkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Desa Ginanjar," ujarnya.

Baca juga : Universitas Siber Asia Raih Peringkat 100 WURI Bidang Terinovasi di Dunia

Antusiasme peserta sangat tinggi. Salah satu anggota TP-PKK Ginanjar menyampaikan rasa terima kasihnya. "Program ini sangat membuka wawasan kami. Kami tidak menyangka limbah singkong yang selama ini terbuang ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat dan bernilai jual tinggi," ucapnya.

Program Hibah PkM BIMA Universitas Trisakti ini menjadi contoh sukses kolaborasi antara dunia akademis dan Pemerintah dalam menciptakan solusi kreatif yang memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense