Dark/Light Mode

Tim Universitas Trisakti Gelar Program PkM Internasional di Kitakyushu Jepang

Selasa, 3 Juni 2025 15:24 WIB
Tim Universitas Trisakti dalam Program PkM internasional di Kitakyushu, Jepang. (Foto: Dok. Trisakti)
Tim Universitas Trisakti dalam Program PkM internasional di Kitakyushu, Jepang. (Foto: Dok. Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah akademisi dan praktisi dari Universitas Trisakti, Jakarta, melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Jepang. Fokus PkM ini pada pemahaman arsitektur perilaku dalam pengelolaan panti jompo modern.

Kegiatan ini berlangsung pada pekan terakhir Mei 2025. Kegiatan melibatkan kunjungan lapangan, presentasi, dan diskusi serta kolaborasi lintas budaya dengan institusi perawatan lansia di Igawa Shimin Center, Kitakyushu, Jepang. Kegiatan PkM ini difasilitasi University of Kitakyushu yang sudah menandatangani MoU dengan Universitas Trisakti dan mendukung dari sisi teknis dan akademis.

Baca juga : Direvitalisasi Rp 180 Miliar, Stadion Tugu Siap Makinkan Laga Internasional

Kegiatan berlangsung selama satu hari ini, 30 Mei 2025, diketuai Dr. Ir. Mohammad Ischak, dari Program Studi Magister Arsitektur, Universitas Trisakti. Pelaksanaan PkM ini didukung dosen dari lintas program studi yang dikoordinasikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti. 

Wakil Direktur Bagian PkM LPPM Universitas Trisakti Dr. Ir. Mohammad Ischak mengatakan, kegiatan PkM meliputi sesi pemaparan, diskusi kelompok, serta kunjungan ke semua sisi bangunan yang dijadikan pusat kegiatan manula, baik kegiatan yang berlangsung di dalam (interior), maupun luar bangunan (eksterior).

Baca juga : Universitas Trisakti Kukuhkan Guru Besar ke-73, Ahli Asuransi dan Angkutan Darat

"Program ini merupakan bagian dari inisiatif internasional perguruan tinggi Indonesia untuk memperluas kontribusi sosial di tingkat global, sekaligus memperkaya pemahaman tentang pendekatan berbasis perilaku dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia" ujar Ischak, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (3/6/2025).

Kegiatan dihadiri oleh pengelola panti jompo dan sebagian pengunjung tetap panti jompo. Igawa Shimin Center sebelumnya merupakan bangunan Sekolah Dasar yang sudah tidak difungsikan sejak 2019. Atas inisiatif komunitas pendamping manula setempat, maka bangunan tersebut secara resmi diberikan oleh pemerintah daerah untuk digunakan sebagai kantor dan tempat aktivitas manula di wilayah Kitakyushu.

Baca juga : Bangun Landasan Pacu, Waskita Kembali Garap Proyek Internasional Di Timor Leste

Selama kegiatan PkM, lanjut Ischak, terjadi berdialog dengan pengelola dan pengguna banguan panti jompo Jepang mengenai bagaimana perlunya pemahaman terkait dengan privasi dan interaksi sosial yang khas terjadi pada saat berinteraksi dengan manula. Selain itu, tim pengabdian berdialog tentang kebiasaan dan budaya tata krama di Indonesia dalam berinteraksi dengan orang tua baik di dalam keluarga maupun di lingkungan yang lebih luas. 

"Kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bagian dari upaya diplomasi akademik Indonesia di bidang penataan ruang pada bangunan, kesehatan lansia, dan keberlanjutan sosial, seiring dengan tantangan penuaan penduduk yang kini menjadi isu global," pungkas Ischak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.