BREAKING NEWS
 

PkM Internasional, Universitas Trisakti Edukasi PMI Penang Cegah Penyakit Paru

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 23 Januari 2026 16:18 WIB
Kegiatan PkM Internasional Universitas Trisakti di Penang, Malaysia. (Foto: Dok. Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional Universitas Trisakti menyasar Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Penang, Malaysia. Program ini difokuskan pada penyuluhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyakit menular paru.

PMI, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), merupakan warga negara Indonesia yang bekerja dan memperoleh penghasilan di luar negeri, termasuk di Malaysia. Sebagian besar PMI bekerja di sektor informal, seperti asisten rumah tangga dan buruh pabrik.

Tak sedikit PMI yang belum memiliki dokumen resmi. Kondisi ini membuat mereka kerap kesulitan mengakses hak dasar, salah satunya layanan kesehatan.

Di sisi lain, pertumbuhan populasi Penang yang mencapai 1,8 persen pada 2023 berdampak pada meningkatnya kepadatan penduduk. Situasi ini menjadi faktor risiko penularan penyakit, termasuk penyakit menular paru yang tercatat sebagai penyebab kematian kedua setelah penyakit sistem sirkulasi.

Baca juga : Pelni Sukses Layani 542 Ribu Penumpang Selama Nataru

Fakta tersebut menegaskan pentingnya upaya pencegahan penularan penyakit paru, khususnya bagi PMI yang tinggal dan bekerja di lingkungan padat penduduk.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap sikap pencegahan penyakit. Penelitian Andriani dkk. (2020), misalnya, menemukan adanya hubungan antara pengetahuan penyakit paru dengan sikap keluarga dalam pencegahan penularan penyakit paru.

Adsense

Berangkat dari temuan tersebut, penyuluhan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman PMI mengenai penyakit menular paru sekaligus menumbuhkan kesadaran penggunaan masker sebagai bentuk perlindungan kesehatan.

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada Sabtu (17/1/2026), dan diikuti oleh 31 PMI. Acara diawali dengan pengisian pretes, dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai penggunaan masker dan pencegahan penyakit menular paru.

Baca juga : Teknik Industri Universitas Trisakti Dampingi PT SLA Tingkatkan Kinerja

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan. Pengetahuan peserta meningkat hingga 100 persen, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 45 persen.

Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.

Program PKM ini dirasakan sangat bermanfaat bagi PMI di Penang. Bagi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai skrining awal kesehatan, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar PMI semakin sadar pentingnya penggunaan masker untuk melindungi kesehatan mereka.

PKM penyuluhan penggunaan masker ini merupakan PKM Internasional hasil kolaborasi Universitas Trisakti dengan KJRI Penang, serta didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti.

Baca juga : Trisakti Gelar PkM Internasional, Edukasi Kesehatan Gigi Anak PMI di Malaysia

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri.

Tim PKM Universitas Trisakti terdiri dari empat dosen lintas keahlian, yakni Dr. dr. Machrumnizar, dr. Arleen Devita, dr. Yuliana, dan dr. Hans Utama Sutanto, serta didukung mahasiswa Fakultas Kedokteran Davina Syla Quishalana, Anisa Yuktha, dan alumni dr. Aries Chandra Kencana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense