Dark/Light Mode

Pelni Sukses Layani 542 Ribu Penumpang Selama Nataru

Kamis, 22 Januari 2026 20:38 WIB
Pelni menutup Angkutan Nataru 2026 dengan realisasi penumpang sebanyak 542.339 orang. (Foto: Dok. Pelni)
Pelni menutup Angkutan Nataru 2026 dengan realisasi penumpang sebanyak 542.339 orang. (Foto: Dok. Pelni)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) menutup Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) dengan realisasi penumpang sebanyak 542.339 orang selama periode 11 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Jumlah tersebut mencapai 98,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 551.383 penumpang.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, penurunan jumlah penumpang dipengaruhi oleh berkurangnya dispensasi kapasitas dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dari rata-rata 152 persen menjadi 139 persen.

Selain itu, penugasan KM Egon untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatera turut mengurangi ketersediaan armada reguler pada sejumlah rute.

Baca juga : Mekanik Membuat Tempat Sampah Tercepat Di Dunia

Anda-sapaan akrab Tri Andayani menilai, meskipun total penumpang Nataru berada di bawah tahun sebelumnya, Pelni tetap menjaga kinerja operasional yang tinggi dengan rata-rata On Time Performance (OTP) kapal penumpang mencapai 98 persen.

"Hal ini membuktikan bahwa komitmen PELNI terhadap ketepatan waktu dan disiplin operasional tetap terjaga," kata Anda di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Anda menambahkan, puncak arus mudik tercatat pada 18 Desember 2025 dengan jumlah penumpang mencapai 32.332 orang, sementara puncak arus balik terjadi pada 8 Januari 2026 dengan 28.417 penumpang.

Dari sisi sebaran wilayah, penumpang pada periode Nataru 2025/2026 didominasi oleh wilayah tengah sebesar 40 persen, diikuti wilayah timur 36 persen, dan wilayah barat 24 persen.

Baca juga : Whoosh Layani 6,2 Juta Penumpang di 2025, KCIC Perkuat Inovasi dan Layanan

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pelni yang merata di berbagai wilayah Indonesia.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat konektivitas maritim dari barat hingga timur Nusantara," ujarnya. Pelni juga menegaskan komitmennya untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pelayaran. Seluruh armada kapal secara rutin menjalani inspeksi oleh otoritas maritim.

Sementara awak kapal mendapatkan pelatihan berkala sesuai standar keselamatan nasional dan internasional, sehingga setiap pelayaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Adapun, pelabuhan dengan volume keberangkatan arus mudik tertinggi selama periode Nataru tercatat di Batam dengan 17.749 penumpang, disusul Makassar sebanyak 16.696 penumpang dan Ambon 16.395 penumpang.

Baca juga : Survei UGM: Publik Puas Layanan Transportasi Nataru

Untuk keberangkatan arus balik, pelabuhan terpadat berada di Belawan dengan 16.911 penumpang, diikuti Ambon 16.876 penumpang dan Makassar 15.680 penumpang.

Sementara itu, pelabuhan dengan kedatangan arus mudik terbanyak tercatat di Ambon dengan 19.621 penumpang, disusul Makassar 18.626 penumpang dan Belawan 17.491 penumpang.

Untuk kedatangan arus balik, pelabuhan terpadat adalah Batam dengan 17.095 penumpang, diikuti Makassar 15.914 penumpang dan Ambon 13.169 penumpang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.