RM.id Rakyat Merdeka - Jurusan Teknik Industri Universitas Trisakti menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis diseminasi hasil penelitian melalui Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung di Perumahan Barazaki, Cipayung, Depok, Sabtu (17/1/2026).
Pelatihan yang digelar di Musala Perumahan Barazaki, RT 09/RW 02, tersebut diikuti sekitar 20 warga dan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Kegiatan berjalan interaktif dan partisipatif.
Sebanyak tiga tim PkM terlibat dalam kegiatan ini. Tim terdiri atas 14 dosen dari Laboratorium Sistem dan Simulasi Industri serta Laboratorium Rekayasa Kualitas Jurusan Teknik Industri, satu dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, satu laboran, serta empat mahasiswa.
Dalam pelatihan tersebut, hadir tiga narasumber dengan materi yang saling terintegrasi. Elfira Febriani Harahap menyampaikan materi pencatatan dan penjadwalan sampah berbasis Microsoft Excel untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih rapi dan efisien.
Baca juga : AEI Dukung Reformasi Pasar Modal, Tekankan Transisi Terukur Dan Berkelanjutan
Annisa Dewi Akbari memaparkan penerapan quality control dalam proses pemilahan sampah agar dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna sekaligus bernilai ekonomis. Sementara itu, Dr. Ir. Winnie Septiani mengulas konsep up-cycling sampah plastik melalui pembuatan ecobrick beserta berbagai potensi pemanfaatannya.
Usai sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan ecobrick yang dipandu Dr. Ir. Winnie Septiani. Warga tampak antusias mengikuti praktik, termasuk ibu-ibu yang hadir bersama anggota keluarga, sehingga suasana kegiatan berlangsung hangat dan aplikatif.
Asisten Wakil Dekan III Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti, Ir. Sucipto Adisuwiryo, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sivitas akademika perguruan tinggi.
“Pengabdian kepada masyarakat adalah bagian dari kewajiban perguruan tinggi untuk menerapkan ilmu agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sucipto, saat memberikan sambutan.
Baca juga : Pendidikan Tetap Prioritas, Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut
Di sela kegiatan, perwakilan warga Perumahan Barazaki, Ekky Zamahsyah Arif, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut.
“Kami senang dan antusias mengikuti kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis yang bisa langsung diterapkan di lingkungan kami,” tuturnya.
Wakil Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti bidang Penelitian, Dr. Ir. Winnie Septiani, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong diseminasi hasil penelitian agar lebih konkret dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Penelitian tidak seharusnya berhenti pada publikasi ilmiah. Melalui pengabdian kepada masyarakat, hasil riset dapat diterjemahkan menjadi pengetahuan dan praktik yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya, Sabtu (31/1/2026).
Baca juga : Universitas Trisakti Dorong Ketahanan Pangan PMI di Penang Lewat Tabulampot
Ia menambahkan, riset dan pengabdian Jurusan Teknik Industri Universitas Trisakti sejalan dengan Roadmap Penelitian Universitas Trisakti 2020–2030 menuju Green Jabodetabek, khususnya pada isu Green Urban Environment dan Green Society.
“Dengan pendekatan ini, pengabdian tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi sarana menjembatani riset kampus agar berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.