Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar PkM Internasional
Universitas Trisakti Dorong Ketahanan Pangan PMI di Penang Lewat Tabulampot
Senin, 26 Januari 2026 14:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pulau Penang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kesehatan unggulan di Malaysia, khususnya bagi warga negara Indonesia. Namun, di balik pesatnya perkembangan kawasan metropolitan tersebut, komunitas pekerja migran Indonesia masih menghadapi tantangan sosial, terutama terkait literasi kesehatan lingkungan hunian dan keterbatasan ruang untuk aktivitas produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga.
Keterbatasan lahan menjadi persoalan utama bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal di apartemen padat di Pulau Penang. Keinginan menghadirkan ruang hijau kecil untuk memenuhi kebutuhan sayur rumah tangga sekaligus menciptakan hunian yang lebih sehat kerap terkendala minimnya ruang dan pengetahuan teknis.
Menjawab tantangan itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Trisakti menggelar program internasional bertajuk “Empowering the Consulate General of the Republic of Indonesia in Penang, Malaysia through Healthy Home Building Education and Limited Land Utilization Based on Tabulampot”.
Baca juga : Universitas Trisakti Gelar PKM Pemberdayaan Koperasi Merah Putih di Ciambar
Program ini menekankan dua pendekatan utama, yakni edukasi rumah sehat sebagai fondasi kualitas hidup masyarakat perkotaan, serta pemanfaatan lahan terbatas melalui hidroponik dan tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang dinilai praktis diterapkan di lingkungan hunian pekerja migran.
Tim PkM dipimpin Sri Novianthi Pratiwi, Ph.D. dari Program Studi Arsitektur, bersama tim lintas disiplin yang terdiri atas Dr. Reno Pratiwi dari Program Studi Teknik Perminyakan dan Olivia Seanders dari Program Studi Arsitektur Lanskap. Kegiatan ini diikuti 34 peserta dari komunitas Indonesia di Pulau Penang, termasuk kelompok migran perempuan Indonesia.
Program tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah Republik Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, dan dilaksanakan dalam format penyuluhan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat Indonesia, khususnya pekerja migran perempuan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Dorong Kesehatan dan Gizi Lewat Program TJSL
Peserta memperoleh materi edukasi, praktik sederhana, pendampingan sesuai kebutuhan kehidupan perkotaan, serta diskusi interaktif yang diarahkan pada penerapan langsung dalam keseharian. Melalui metode aplikatif, peserta didorong mampu menata lingkungan rumah yang lebih sehat, nyaman, dan aman, sekaligus memanfaatkan ruang terbatas untuk menanam tanaman produktif guna mendukung penghijauan dan ketahanan pangan rumah tangga.
Perwakilan KJRI Penang menilai program ini relevan dengan kebutuhan komunitas Indonesia di wilayah urban. Selain itu, kegiatan ini dipandang memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan perwakilan negara di luar negeri dalam mendukung agenda pemberdayaan masyarakat migran melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan.
Bagi Universitas Trisakti, kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat kontribusi akademik dalam kerja sama internasional. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti menegaskan bahwa PkM internasional ini dirancang untuk menghadirkan dampak sosial terukur melalui solusi yang adaptif terhadap konteks perkotaan dan kebutuhan komunitas Indonesia di luar negeri.
Baca juga : FK Universitas Trisakti Sosialisasikan Bahaya CTS kepada PMI di Malaysia
Sejalan dengan agenda pembangunan global, program ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui penghijauan skala rumah tangga berbasis tabulampot, serta memperkuat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas disiplin dan dukungan KJRI sebagai mitra strategis.
Kegiatan PkM internasional ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai komunitas Indonesia di luar negeri, khususnya dalam pemanfaatan ruang terbatas, edukasi hunian sehat, serta pembentukan kebiasaan produktif keluarga yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya