RM.id Rakyat Merdeka - Perusahaan Artificial Intelligence (AI) asal Indonesia, Aether AI resmi menggandeng perusahaan perangkat lunak berbasis di Boston, Crawford Software, dengan membawa teknologi Indonesia ke Amerika Serikat (AS).
Chief Executive Officer (CEO) Aether AI Oliver Tedja mengatakan, kemitraan ini membentuk jalur ekspansi dua arah, memperluas bisnis Aether AI ke pasar Amerika Serikat melalui kehadiran Crawford yang telah mapan.
Sekaligus memperluas kemampuan konsultasi ERP Crawford Software ke Indonesia melalui tim regional dan infrastruktur Aether AI.
“Melalui kemitraan ini, Aether AI memperoleh akses langsung ke pasar Amerika Serikat melalui jaringan distribusi, hubungan klien, dan keahlian regional Crawford Software yang telah mapan,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Menurut Tedja, Crawford menyediakan Aether AI dengan mitra lokal berpengalaman untuk menavigasi siklus pengadaan AS, vertikal industri, dan ekspektasi pembeli enterprise. “Bagi Aether AI, masuknya ke pasar Amerika Serikat merupakan tonggak strategis yang signifikan,” ujarnya.
Baca juga : Altos Perkuat Infrastruktur AI dan Cloud Terintegrasi di Indonesia
Dia menyebut, pasar Amerika Utara telah lama menjadi langkah berikutnya yang alami mengingat konsentrasi produsen dan distributor kelas menengah yang sesuai dengan profil layanan Aether.
“Bermitra dengan Crawford memungkinkan Aether untuk memasuki pasar dengan jalur klien yang sudah mapan dan merek lokal yang dikenal,” ujar Tedja.
Perusahaan ini berharap dapat segera mulai melayani basis klien Crawford yang sudah ada dalam kapasitas pendukung, dengan ini go-to-market bersama yang direncanakan untuk akhir tahun ini.
“Secara paralel, Aether AI akan berperan sebagai mitra ekspansi Crawford Software di Asia, dengan fokus awal di Indonesia, Hong Kong, dan China daratan,” ujar Tedja.
Tim lokal Aether AI akan menyediakan kapasitas implementasi langsung di lapangan, pengetahuan pasar regional, cakupan bahasa, dan dukungan klien di ketiga pasar tersebut.
Baca juga : Gelar Flash Sale Qurban, HI Perluas Jangkauan Hingga Indonesia Timur & Afrika
Ketiga pasar sasaran ini mewakili peluang yang berbeda namun saling melengkapi. Dikatakan Tedja, Indonesia menawarkan basis populasi terbesar di Asia Tenggara dan sektor manufaktur kelas menengah yang sedang mengalami digitalisasi cepat, yang secara historis kurang terlayani oleh vendor ERP global.
Hong Kong menyediakan basis terkonsentrasi dari kantor pusat regional dan perusahaan perdagangan yang membutuhkan kemampuan ERP dan pelaporan keuangan yang canggih.
“Sementara, China daratan merepresentasikan peluang berskala besar dengan permintaan manufaktur yang mendalam, meskipun akan didekati secara selektif dan sesuai dengan kerangka regulasi setempat,” kata Tedja.
Crawford merupakan konsultan ERP dengan pengalaman 25 tahun melayani pasar Amerika Utara. Didirikan pada tahun 2001 dan berkantor pusat di area Boston, Crawford Software adalah konsultan ERP yang melayani produsen, distributor, dan perusahaan kelas menengah di seluruh Amerika Utara.
Perusahaan ini memberikan layanan ERP siklus penuh meliputi implementasi, peningkatan, kustomisasi, dan dukungan, didukung oleh metodologi proprietary yang telah disempurnakan selama lebih dari dua puluh tahun.
Baca juga : Indonesia Ranking 2, Di Atas China & Amerika
Konsultan tersertifikasinya melayani klien-klien yang dikenal secara nasional di sektor makanan dan minuman, konsumen, manufaktur industri, dan distribusi.
“Kami sangat antusias dengan kemitraan ini karena ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan potensi teknologi Indonesia di pasar AS sekaligus peluang untuk membawa layanan ERP terkemuka ke Indonesia,” pungkas Tedja.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.