Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Selat Hormuz Dibuka Kembali, Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Indonesia Aman
Sabtu, 18 April 2026 14:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman Pemerintah Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menegaskan, hal ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kondisi energi global, tetapi juga ketahanan energi nasional.
"Pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan perkembangan yang sangat positif bagi stabilitas pasokan energi global, termasuk Indonesia. Ini memberikan kepastian terhadap jalur distribusi energi, yang sebelumnya sempat terganggu akibat dinamika geopolitik," ujar Anggia di Jakarta, Jumat (17/4/2026).
Anggia menambahkan, sejak awal, Pemerintah telah mengantisipasi berbagai skenario gangguan pasokan global. Termasuk, melalui penguatan stok nasional dan diversifikasi sumber energi.
Baca juga : LPOI Bertemu Dubes Iran, Bahas Solidaritas dan Stabilitas Energi Global
"Pemerintah memastikan bahwa ketahanan energi nasional tetap terjaga selama periode ketidakpastian kemarin. Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, tekanan terhadap rantai pasok global mulai mereda, termasuk terhadap pergerakan harga minyak dunia yang menunjukkan tren penurunan," jelas Anggia.
Otoritas resmi Iran mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional, Jumat (17/4/2026). Lewat platform X, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan jalur pelayaran untuk semua kapal komersial melalui Selat Hormuz, dinyatakan sepenuhnya terbuka.
"Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka," ujar Araghchi.
Pembukaan kembali Selat Hormuz direspons positif oleh pasar global dengan penurunan harga minyak yang signifikan. Ini mencerminkan berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.
Baca juga : Akademisi Dukung Bahlil Amankan Pasokan BBM Dan LPG Dari Rusia
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi energi global, yang sangat menentukan kelancaran rantai pasok minyak dan gas.
Terkait kapal milik Pertamina yang sebelumnya tertahan di kawasan tersebut, Kementerian ESDM terus berupaya dan berkoordinasi agar kedua kapal tersebut dapat segera melintas.
"Seperti yang kita ketahui, pemerintah terus melakukan upaya negosiasi agar kapal milik Indonesia bisa melintas. Sebelumnya, sudah ada sinyal positif dari pemerintah Iran terkait hal ini. Kita berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal, seiring dengan dibukanya jalur tersebut," papar Anggia.
"Pemerintah dalam hal ini terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke dalam negeri tetap terjaga," imbuhnya.
Baca juga : Trump: Selat Hormuz Sudah Dibuka, Blokade Laut Untuk Iran Masih Berlaku
Pemerintah juga terus memonitor perkembangan situasi global secara ketat, serta mengambil langkah-langkah responsif untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga energi domestik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya