BREAKING NEWS
 

UMJ Kukuhkan Dua Guru Besar Baru, Perkuat Budaya Akademik Dan Riset

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 12 Mei 2026 21:48 WIB
Universitas Muhammadiyah Jakarta resmi mengukuhkan dua guru besar dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium dr. Syafri Guricci, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ, Selasa (12/5/2026). Foto: Dok Media UMJ

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi mengukuhkan dua guru besar dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium dr. Syafri Guricci, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ, Selasa (12/5/2026).

Dua guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Diah Andika Sari dan Prof Nelfiyanti. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat UMJ Prof. Azhari Aziz Samudra didampingi Rektor UMJ Prof. Ma’mun Murod.

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran akademisi serta tamu undangan. Dalam sambutannya, Ma’mun mengatakan proses pengurusan guru besar saat ini semakin menantang.

Ia mengungkapkan jumlah guru besar baru di UMJ mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada 2023 ada delapan guru besar, kemudian tujuh guru besar pada 2024, dan empat guru besar pada 2025. Sementara hingga 2026 belum ada penambahan guru besar baru,” kata Ma’mun.

Baca juga : WBI Gaungkan Semangat Kartini dalam Pelestarian Budaya Nasional

Meski demikian, ia menegaskan UMJ tetap berkomitmen mendorong para dosennya mencapai jabatan akademik tertinggi tersebut. Saat ini, UMJ memiliki lebih dari 90 dosen dengan jabatan Lektor Kepala yang dinilai berpotensi menjadi guru besar baru.

“Setidaknya ada gambaran sekitar dua atau tiga guru besar baru yang akan lahir pada 2026,” katanya.

Ma’mun juga menyoroti orasi ilmiah kedua profesor yang dikukuhkan. Menurutnya, orasi Prof. Diah mengangkat keresahan orang tua terhadap ketergantungan anak pada teknologi digital.

Sementara orasi Prof. Nelfiyanti menekankan pentingnya teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, bukan menggantikan peran manusia. Ia pun mengapresiasi proses pengajuan guru besar keduanya yang dinilai dilakukan dengan penuh kerendahan hati.

Adsense

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Saya kira ini bisa menjadi teladan dan inspirasi bagi dosen-dosen UMJ lainnya,” ujarnya.

Baca juga : Dikukuhkan Jadi Guru Besar UI, Firdaus Ali Siap Berkontribusi Tangani Banjir DKI

Sementara itu, Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Tri Munanto mengatakan penambahan guru besar menjadi penguatan penting bagi ekosistem akademik di lingkungan LLDIKTI Wilayah III.

Menurut dia, bidang keilmuan yang diusung kedua guru besar mencerminkan keseimbangan antara pengembangan manusia dan sistem kerja yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan manusia.

“Gelar guru besar bukanlah garis finis, tetapi membawa tanggung jawab moral yang lebih besar,” kata Tri.

Dia berharap para guru besar dapat menjadi mentor bagi dosen muda sekaligus menghadirkan gagasan segar untuk menjawab tantangan dunia pendidikan, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof Jamhari Makruf menilai inti orasi ilmiah kedua profesor tersebut menekankan pentingnya mendidik manusia secara utuh di tengah perkembangan teknologi.

Baca juga : Gubernur Fakhiri: Otoda Harus Perkuat Layanan Publik Dan Kemandirian Fiskal

Menurutnya, kualitas perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas dosen, baik dari aspek penelitian maupun sitasi ilmiah. “Sekitar 80 persen kualitas perguruan tinggi ditentukan oleh dosen,” ujarnya.

Prof Diah Andika Sari dikukuhkan sebagai Guru Besar dari Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ dalam bidang kepakaran perkembangan motorik anak usia dini. Dalam pengukuhan tersebut, ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Kedaulatan Jasmani: melalui Revitalisasi Fondasi Motorik Anak Berbasis Budaya Lokal di Tengah Hegemoni Digital”.

Sementara itu, Prof. Nelfiyanti dikukuhkan sebagai Guru Besar dari Fakultas Teknik UMJ dalam bidang kepakaran ergonomi dan manufaktur. Ia menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Ergonomi Dalam Manufaktur Modern: Membangun Sistem Produksi yang Manusiawi, Efisien dan Berkelanjutan”.

Pengukuhan dua guru besar baru tersebut menambah daftar profesor di UMJ sekaligus mempertegas komitmen universitas dalam memperkuat budaya akademik, riset inovatif, serta kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense