RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan International Symposium and Exhibition on Branding.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mempertemukan karya-karya mahasiswa dari Indonesia dan China dalam sebuah ruang kolaborasi yang menghadirkan beragam perspektif desain, komunikasi visual, dan branding.
Area kampus UMB dipenuhi berbagai poster, logo, hingga instalasi visual hasil karya mahasiswa UMB, Zhejiang Wanli University, dan East China University of Science and Technology.
Pameran ini menjadi wadah pertukaran ide sekaligus mempererat hubungan akademik antara Jakarta, Ningbo, dan Shanghai.
Dalam pembukaan acara, perwakilan Zhejiang Wanli University, Zhang Yiping, menegaskan bahwa branding memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar identitas visual.
“Branding bukan soal logo, tapi soal cerita,” ujarnya.
Baca juga : Pemprov DKI Tawarkan 304 Korban Kebakaran Kemayoran Pindah Ke Rusun
Pandangan tersebut mendapat dukungan dari Jian Sun dari East China University of Science and Technology.
Keduanya menilai, branding merupakan sarana penting untuk membangun identitas, komunikasi, dan pemahaman lintas budaya di era global.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kelembagaan UMB, Dr. Irmulansati Tomohardjo, M.Si, menilai kegiatan ini memiliki dampak yang lebih besar daripada sekadar menampilkan karya mahasiswa.
“Bagi kami, ini lebih dari pameran. Ini cara membangun komunikasi antarbudaya. Indonesia dan China bisa saling belajar lewat desain,” ujar Irmulansati.
Melalui kerja sama ini, UMB juga memperkuat program internasional yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di luar negeri.
Untuk bidang seni, komunikasi, dan desain, UMB memfokuskan kerja sama dengan Zhejiang Wanli University di Ningbo dan East China University of Science and Technology di Shanghai.
Baca juga : Kementan Perkuat Pengawalan Sentra Pangan Merauke
“Kalau teknik, kami ke Beijing Institute of Technology. Tapi untuk desain, fokus kami di dua kota ini,” jelas Irmulansati.
Selain China, UMB juga terus memperluas jaringan kemitraan akademik ke sejumlah negara lain, seperti Rusia, Korea Selatan, Taiwan, Arab Saudi, dan India.
Kesempatan belajar di luar negeri tersebut difasilitasi melalui program International Undergraduate Program (IUP).
Mahasiswa yang mengikuti program ini diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai dengan skor TOEFL minimal 500, serta kesiapan menanggung tambahan biaya hidup selama menjalani studi di luar negeri.
“Mereka bisa memilih ke Malaysia, Korea, atau negara lain. Yang penting, mereka mulai menabung dari sekarang,” jelas Irmulansati.
Menurutnya, mahasiswa umumnya diberangkatkan pada semester enam karena telah memiliki bekal akademik yang cukup untuk menunjang penelitian maupun penyusunan skripsi selama berada di kampus mitra.
Baca juga : BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global Dorong Ekonomi Nasional
“Nantinya ijazah tetap dari UMB. Bedanya, pada sertifikat akan tercantum bahwa mahasiswa tersebut pernah menempuh studi selama satu tahun di luar negeri,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan simposium yang menghadirkan Zhang Yiping selaku Director of Sino-German Faculty of Branding Zhejiang Wanli University, Jian Sun sebagai Deputy Secretary of the Party Committee, School of Art, Design and Media East China University of Science and Technology, serta Dr. Irmulansati Tomohardjo, M.Si dari UMB.
Melalui kolaborasi ini, UMB berharap dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring internasional.
Pameran yang menampilkan karya lintas negara tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat reputasi kampus di tingkat global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.