Dark/Light Mode

Rupiah Tergelincir Ke Rp 17.933, Pasar Pantau Ketegangan Timur Tengah

Jumat, 7 Agustus 2026 09:26 WIB
Foto: Khairizal Anwar/RM
Foto: Khairizal Anwar/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8/2026) pagi melemah 0,06 persen menjadi Rp 17.933 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.923 per dolar AS.

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang bergerak menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan naik 0,22 persen, dolar Taiwan menguat 0,11 persen, rupee India naik 0,10 persen, dolar Singapura menguat 0,07 persen, ringgit Malaysia naik 0,05 persen, baht Thailand menguat 0,04 persen, dan yuan China naik 0,03 persen.

Baca juga : Rupiah Ikut Gelisah

Sementara itu, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,03 persen ke level 99,84.

Terhadap mata uang lainnya, rupiah menguat 0,03 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 24.089 dan naik 0,02 persen terhadap dolar Australia menjadi Rp 12.588. Adapun terhadap euro, rupiah bergerak stabil di level Rp 20.072.

Baca juga : Rupiah Naik Ke Rp 17.913, Investor Respons Positif Ekonomi

Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi rebound harga minyak mentah dunia yang dipicu kembali meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

“Sentimen tersebut muncul setelah beredar laporan bahwa Iran berpotensi melarang kapal Amerika Serikat dan Israel melintasi Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi global dan mendorong harga minyak kembali naik,” ujar Lukman, Jumat (7/8/2026).

Baca juga : Rabu Pagi, Rupiah Menguat Ke Level Rp 17.974

Meski demikian, ia menilai tekanan terhadap rupiah diperkirakan terbatas karena pelaku pasar masih menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia yang dijadwalkan diumumkan pada siang hari.

Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp 17.850 hingga Rp 17.950 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.