BREAKING NEWS
 

Warga Tangsel Keluhkan Pendaftar Siluman Di SPMB 2026 Tingkat SMAN

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Kamis, 2 Juli 2026 12:44 WIB
Ilustrasi pendaftaran SPMB. (Foto: Dwi Pambudi/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 online di Tangerang Selatan Banten, diwarnai kekecewaan wali murid. Soalnya, ada dugaan pendaftar baru setelah melewati waktu penutupan.

Karina, wali murid, menuturkan, anaknya adalah saya salah satu peserta SPMB 2026 SMAN di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, lewat jalur akademis. Sistem di jalur akademis itu pendaftaran dimulai Sabtu 27 Juni hingga 29 Juni pukul 00:00 WIB.

“Pada hari Senin 29 Juni 2026 pukul 00.00 WIB sesuai batas akhir pendaftaran, anak saya berada di kursi 2 terbawah dan masuk ke SMAN tujuan. Saya pun memiliki bukti tangkapan layar tanggal 30 Juni 2026 pukul 00.22 WIB,” ungkapnya.

Baca juga : Penerimaan Siswa Baru Di Jakarta Berjalan Baik

Posisi ini tidak berubah sampai pukul 10.00 WIB pada Selasa 30 Juni 2026. Namun, pada pukul 11.00 WIB saat waktu pengumuman, nama anaknya tiba-tiba hilang dari daftar murid yang diterima di SMAN itu.

Padahal, sesuai dengan ketentuan, seharusnya tidak ada lagi pergerakan posisi murid yang diterima karena waktu pendaftaran sudah tutup.

Adsense

“Saya pun sudah bertanya langsung ke SMAN tersebut. Namun, mereka tidak bisa memberikan penjelasan,” ujarnya.

Baca juga : Beckham Putra Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026

Menurutnya, sistem SPMB online seharusnya bersih dan transparan dari praktik curang untuk memberikan kesempatan yang adil kepada setiap calon peserta didik.

“Kecurangan ini adalah sama saja mencuri hak anak saya untuk mendapatkan pendidikan,” keluhnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan tidak ada praktik titip menitip calon siswa dalam dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK negeri di wilayah Banten.

Baca juga : Marc Klok Jagokan Belanda Juara Piala Dunia 2026

"Harapan kita agar semua mendapatkan pelayanan yang sama, semua mendapatkan pelayanan yang adil, semua mendapatkan pelayanan yang transparan," ujar Andra saat meninjau proses verifikasi pra-SPMB di SMA Negeri 1 Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026).

Andra menekankan, saat ini SPMB harus berjalan secara profesional tanpa ada tekanan dari pihak luar terhadap pimpinan sekolah maupun panitia seleksi.

"Sesuai dengan harapan kita, tidak ada lagi titip menitip anak sekolah, tidak boleh ada intervensi kepada kepala sekolah, tidak boleh ada intervensi kepada panitia. Biarkanlah sistem yang saat ini kita percaya berjalan dengan baik," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense