BREAKING NEWS
 

Aksi Nyata Mahasiswa Trisakti: Ubah Limbah Popok Jadi Paving Blok di Sukabumi

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 16 Juli 2026 20:26 WIB
Tim Kuliah Usaha Mandiri Ilmu Teknologi Terapan Universitas Trisakti. (Foto: Dok. Universitas Trisakti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Limbah popok bekas yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini disulap menjadi paving blok yang bermanfaat bagi warga. Inovasi ini menjadi program unggulan dari rangkaian Kuliah Usaha Mandiri Ilmu Teknologi Terapan (KUM-ITT) 2026 yang dilaksanakan 11 mahasiswa Universitas Trisakti, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Nurhayati, S.E., M.E. Kegiatan berlangsung 4-13 Juli 2026.

Selama ini, limbah popok sekali pakai menjadi salah satu jenis sampah rumah tangga yang paling sulit terurai dan kerap menumpuk tanpa penanganan yang memadai di Desa Ciambar. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa mengembangkan metode pengolahan limbah popok melalui proses pemilahan, pencucian, dan pengeringan, sebelum kemudian dicampur dengan bahan lain dan dicetak menjadi paving blok yang dapat dimanfaatkan sebagai material infrastruktur sederhana di lingkungan desa.

Inovasi ini sekaligus diharapkan membuka wawasan warga bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat secara ekonomi maupun lingkungan.

Inovasi daur ulang limbah popok menjadi paving blok ini merupakan bagian dari program Gerakan Lingkungan Sehat dan Ekonomi Sirkular, yang juga dilengkapi dengan kegiatan pemilahan dan pengelolaan sampah rumah tangga serta pelatihan pengolahan limbah kemasan kopi agar bernilai jual. Program ini sejalan dengan pencapaian SDGs Desa 3 (Desa Sehat dan Sejahtera), 6 (Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi), 9 (Infrastruktur dan Inovasi Desa Sesuai Kebutuhan), 12 (Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan), serta 13 (Desa Tanggap Perubahan Iklim).

Baca juga : Program PKM, Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan Calon Guru di UTHM

Kesebelas mahasiswa yang terlibat dalam keseluruhan program KUM-ITT 2026 di Desa Ciambar berasal dari berbagai fakultas, yakni Muhammad Alif Farrel Athaya dan Ryan Chris Henry dari Fakultas Hukum; Arinda Calisa Putri dan Deandra Nazhira Putri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Abimanyu Witjaksono S dan Haliza Ratna dari Fakultas Arsitektur, Lanskap, dan Teknologi Lingkungan; Trisya Anugerah Frans dan Muhamad Fatih Farhat dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan; Rian Andriyanto dari Fakultas Seni Rupa dan Desain; serta Yuzry Andycha Putra dan Rheza Andhika Dwi Arya dari Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi.

Selain program unggulan tersebut, mahasiswa juga menjalankan lima program lain yang saling melengkapi. Di bidang kesehatan ibu dan anak, program pemberdayaan ibu-anak dihadirkan melalui penyuluhan gizi dan pencegahan stunting bagi ibu hamil, edukasi pola asuh positif dan pemberian makan bayi dan anak (PMBA), hingga deteksi dini baby blues dan kesehatan mental ibu pascamelahirkan, sejalan dengan SDGs Desa 1, 2, 3, dan 5.

Adsense

Di bidang ekonomi, program peningkatan kesejahteraan dan digitalisasi UMKM memberikan pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM setempat, mencakup pemanfaatan media sosial, desain promosi menggunakan Canva, hingga teknik fotografi produk, yang mendukung SDGs Desa 1, 2, 8, 10, 12, dan 17.

Di bidang infrastruktur, program revitalisasi infrastruktur dan ketahanan bencana memperkuat keselamatan jalan melalui pemasangan convex mirror dan lampu jalan, serta pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan pembentukan relawan desa siaga bencana, sejalan dengan SDGs Desa 9, 11, dan 13.

Baca juga : Universitas Trisakti Latih UMKM di Menes Manfaatkan Limbah Kulit Melinjo Jadi Aneka Pasta

Di bidang pendidikan dan kesehatan anak, program gerakan sikat gigi bersama menghadirkan penyuluhan dan praktik langsung bagi anak-anak SD dan PAUD, serta pelatihan bagi guru sebagai 'Kader Gigi' berkelanjutan, mendukung SDGs Desa 3, 4, 5, 6, dan 10. Adapun untuk memperkuat ketahanan pangan, program Ketahanan Pangan dan Literasi Digital Warga dijalankan melalui demplot urban farming, budidaya tanaman obat keluarga (TOGA), dan literasi digital dasar bagi ibu rumah tangga, sejalan dengan SDGs Desa 1, 2, 4, 12, dan 15.

Kepala Desa Ciambar Suparkah menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Trisakti melalui program KUM-ITT ini. Inovasi seperti pengolahan limbah popok menjadi paving blok sangat membantu warga melihat bahwa sampah rumah tangga bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Semoga ilmu yang dibagikan para mahasiswa bisa terus diterapkan warga meskipun program ini sudah selesai," ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (16/7/2026).

Melalui pendekatan lintas sektor dan lintas fakultas, kegiatan pengabdian mahasiswa KUM-ITT 2026 di Desa Ciambar menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis limbah rumah tangga dapat memberi dampak nyata bagi lingkungan dan perekonomian desa. Program ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan gerakan kolektif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi dan generasi muda sebagai agen perubahan menuju pencapaian SDGs Desa.

Baca juga : Respons Aksi Mahasiswa, Mensesneg: Pemerintah Perkuat Koordinasi Benahi Ekonomi

Keberhasilan pelaksanaan program KUM-ITT 2026 di Desa Ciambar ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pihak KUM-ITT mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trisakti atas bimbingan, fasilitasi, serta dukungan penuh sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan program di lapangan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Ciambar Suparkah beserta jajaran perangkat desa yang menyambut hangat, memberikan izin, dan kerja sama selama pengabdian berlangsung.

“Tidak lupa, apresiasi setinggi-tingginya juga ditujukan kepada seluruh warga Desa Ciambar atas partisipasi, keterbukaan, dan semangat gotong royong yang menjadikan seluruh rangkaian program KUM-ITT 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” demikian keterangan KUM-ITT.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense