Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Universitas Trisakti Latih UMKM di Menes Manfaatkan Limbah Kulit Melinjo Jadi Aneka Pasta
Rabu, 24 Juni 2026 20:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Trisakti (Usakti) memberikan pelatihan pengolahan limbah kulit melinjo menjadi berbagai aneka pasta, pelatihan penerapan teknologi mesin pembuat pasta, dan pelatihan pemasarannya kepada UMKM Hijau Berkilau di Desa Cigandeng, Menes, Banten. Hal ini guna meningkatkan nilai tambah dari limbah kulit melinjo.
Di Menes, melinjo diolah menjadi produk emping yang secara turun-temurun menjadi penghasilan warga. Sementara, kulit melinjonya hanya digunakan sebagai sayuran. Adanya inovasi pemanfaatan limbah kulit melinjo sangat disambut antusias warga, khususnya UMKM Hijau Berkilau.
Tim PKM Universitas Trisakti membantu peningkatan pengetahuan dan peningkatan gizi serta pendapatan warga melalui judul program “PKM Kelompok Pengrajin Emping ‘Hijau Berkilau’ dalam Inovasi Pemanfaatan Limbah Produksi menjadi Aneka Pasta untuk Pemasaran Regional dan Orientasi Ekspor di Menes Banten”. Tim PKM dipimpin Menul Teguh Riyanti dengan anggota Ida Busnetty, Wawan Kurniawan, Angel Antonio Wattimena, Iberei Na Lau Erulina, Annisa Zhafirah Maiman dan Salzabila Apriani Haerunisa.
Menurut Menul Teguh Riyanti, tujuan kegiatan PKM dilakukan agar pengurus dan anggota UMKM Hijau Berkilau memiliki kemampuan untuk terus berinovasi terhadap produk pangan lokal dan dapat memasarkannya dengan teknik pemasaran sesuai preferensi konsumen saat ini dan dibantu peluang ekspor melalui jalur Jasa Titip (JasTiP) lewat diaspora masyarakat Indonesia misalnya di Jerman.
Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan serta monitoring setiap tahap kegiatan. Peserta kegiatan sebanyak 15 orang.
Urutan kegiatan dimulai Sosialisasi & Penyerahan alat (22 Juni 2026), pelatihan pembuatan 5 aneka pasta, pelatihan mesin pembuat pasta (24 Juni 2026), monitoring 1: hasil pelatihan pasta topping, marketing, dan kemasan serta pelatihan tata cara ekspor (direncanakan 27 Juni 2026), monitoring 2: pembuatan pasta dan pelatihan mesin pembuat pasta serta rencana keberlanjutan (direncanakan pada Juli dan Agustus 2026).
"Melalui pelatihan pembuatan aneka pasta dari limbah kulit melinjo, diharapkan UMKM Hijau Berkilau dan warga Desa Cigandeng dapat mengangkat potensi limbah kulit melinjo yang selama ini tidak pernah terpikirkan. Sehingga warga dapat menambah gizi dan peningkatan kesejahteraan,” ujar Kepala Desa Cigandeng, Sukma.
Tim PKM mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. PKM ini terlaksana dengan Kontrak antara DRTPM Kemendiktisaintek dengan LLDIKTI Wilayah III Nomor 206/C3/DT.05.00/PM/2026 tanggal 13 April 2026, Kontrak LLDIKTI Wilayah III dengan Universitas Trisakti Nomor 0708/LL3/DT.06.01/2026 tanggal 27 April 2026, dan Kontrak antara Universitas Trisakti dengan Penerima Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 794/A/LPPM/USAKTI/IV/2026 tanggal 28 April 2026.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya