BREAKING NEWS
 

Dokter Ineke Raih Doktor Cumlaude, Angkat Transparansi Dana Riset Kesehatan

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 2 September 2026 17:00 WIB
Foto: Dok. Pribadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dr. dr. Adv. Ineke Winda Ferianasari, SH., MH.Kes., C.Med., SpDVE., FINSDV., FAADV., meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur dengan predikat cumlaude.

Dalam sidang terbuka promosi doktor, ia mengangkat isu pembaruan sistem pendanaan riset kesehatan untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas kebijakan nasional.

Dokter Ineke yang merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Angkatan 27 tersebut berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Pembaharuan Hukum Sistem Pendanaan Riset Kesehatan sebagai Penguatan Transparansi Akuntabilitas dan Efektivitas Kebijakan Nasional”.

Ia dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97.

Menurut Ineke, topik tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan Indonesia untuk terus memperkuat ekosistem riset kesehatan.

Ekosistem tersebut tidak hanya dituntut produktif secara ilmiah, tetapi juga membutuhkan sistem pendanaan yang transparan, akuntabel, efektif, serta mampu mendukung kepentingan kebijakan kesehatan nasional.

Melalui perspektif hukum, penelitian tersebut berupaya melihat kebutuhan pembaruan sistem pendanaan riset kesehatan agar pengelolaannya memiliki landasan hukum yang lebih kuat.

Dengan demikian, kepastian, pengawasan, dan pertanggungjawaban dalam pendanaan riset diharapkan dapat berjalan lebih baik.

Baca juga : Uji Proposal Disertasi Ilmu Hukum, Bamsoet Soroti Lemahnya Pengawasan Penyidikan

Perjalanan akademik Ineke memperlihatkan perpaduan antara bidang kedokteran dan hukum kesehatan.

Ia merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta dan melanjutkan pendidikan Magister Hukum Kesehatan di Universitas Soegijapranata Semarang dengan konsentrasi Hukum Kesehatan.

Selain menjalani pendidikan akademik, Ineke aktif dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, organisasi profesi, serta pengembangan layanan kesehatan kulit dan kecantikan.

Saat ini, Ineke merupakan dokter SpDVE di RS Siloam Lippo Cikarang. Ia juga menjadi owner sekaligus dokter SpDVE di Cikarang Skin Center serta owner Rumah Cantik di Cikarang dan Purwakarta.

Di bidang pendidikan, Ineke menjalankan peran sebagai dosen Fakultas Kedokteran Universitas President Cikarang. Keterlibatannya dalam organisasi profesi turut memperkuat kiprahnya di bidang hukum kesehatan.

Ia tercatat sebagai Ketua Tim BHP2A (Pembelaan Hukum) IDI Kabupaten Bekasi dan Ketua Tim BHP2A (Pembelaan Hukum) PERDOSKI Jawa Barat.

Adsense

Selain itu, ia menjabat sebagai Bendahara 2 KSTBKI (Kelompok Studi Bedah Kulit Indonesia).

Berbagai pengalaman tersebut memberikan perspektif bagi Ineke dalam melihat keterkaitan antara praktik kedokteran, regulasi, hukum kesehatan, dan kebijakan publik.

Baca juga : Jadi Co-Promotor Disertasi Doktor Hukum, Bamsoet Dorong Digitalisasi Pengawasan Satpam

Dalam momentum sidang terbuka tersebut, Ineke berharap penelitian yang dilakukannya tidak berhenti sebagai pencapaian akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembaruan kebijakan di bidang kesehatan.

“Saya berharap disertasi ini tidak hanya menjadi sebuah pencapaian akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembaruan hukum di bidang kesehatan, khususnya dalam membangun sistem pendanaan riset kesehatan yang lebih transparan, akuntabel, dan efektif,” kata Ineke di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, riset kesehatan memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.

Karena itu, sistem pendanaan yang menopang kegiatan riset perlu dibangun dengan tata kelola yang mampu menjaga integritas, efektivitas penggunaan sumber daya, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

“Kesehatan tidak dapat dipisahkan dari hukum dan kebijakan. Karena itu, diperlukan keberanian untuk terus memperbarui regulasi, memperkuat tata kelola, dan membangun kolaborasi antara tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.

Ineke berharap, generasi akademisi dan profesional di bidang kesehatan maupun hukum terus memiliki keberanian untuk melihat persoalan secara lebih luas serta menghadirkan gagasan yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Ilmu pengetahuan seharusnya tidak berhenti di ruang akademik. Ilmu harus mampu menjawab persoalan masyarakat dan memberikan arah bagi kebijakan yang lebih baik,” tegasnya.

Momentum Akademik dan Kontribusi untuk Kebijakan Kesehatan

Baca juga : Faisal Santiago: Akreditasi Unggul Kunci Bangun SDM Hukum Berdaya Saing Global

Sidang terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik Ineke sebagai mahasiswa Angkatan 27.

Dengan latar belakang sebagai dokter spesialis, akademisi, praktisi layanan kesehatan, serta penggiat hukum kesehatan, penelitian yang diangkatnya mempertemukan pengalaman profesional dengan kajian hukum dan kebijakan publik.

Disertasi mengenai pembaruan hukum sistem pendanaan riset kesehatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari diskursus akademik sekaligus memberikan perspektif bagi penguatan tata kelola riset kesehatan di Indonesia.

Sidang terbuka ini juga menjadi momentum bagi Ineke untuk mempertanggungjawabkan secara akademik hasil penelitian yang telah ditempuh selama pendidikan doktoral.

Sekaligus, membuka ruang bagi pengembangan gagasan mengenai sistem hukum dan kebijakan kesehatan nasional yang lebih transparan, akuntabel, dan efektif.

Dalam sidang terbuka tersebut, Ineke diuji oleh Prof. Ir. Bambang Bernanthos, M.Sc.; Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M.; Prof. Dr. St. Laksanto Utomo, S.H., M.Hum.; Dr. Tina Amelia, S.H., M.H., M.M.; Dr. dr. Andreas Andri Lensoen Tjoman, S.Ked., S.H., M.H., SpB., SpB.TKV., Subsp. VE(K); serta Prof. Dr. Tundjung Herning Sitabuana, S.H., C.N., M.Hum.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense