RM.id Rakyat Merdeka - Universitas IPWIJA menggelar pelepasan mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akademik, dalam prosesi Wisuda ke-46, di The Krakatau Grand Ballroom, Kawasan Green Terrace, TMII, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2026). Di acara itu juga dilakukan Penandatanganan Surat Kesepahaman (MoU) antara Universitas IPWIJA dengan Yayasan Jawa Tengah Nusantara.
Rektor Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, menjelaskan bahwa dalam Wisuda ke-46 Tahun Akademik 2025-2026, Universitas IPWIJA melepas 349 wisudawan yang terdiri dari program Magister (S2) sebanyak 40 orang, S1 Manajemen 288 orang, S1 Kewirausahaan 4 orang, S1 Informatika 2, S1 Sistem Informasi 4 orang, S1 RPL 1 orang, dan D3 Kebidanan 10 orang. Hal ini sebagai wujud kontribusi Universitas IPWIJA dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia Unggul, Profesional, Mandiri dan Berdampak pada Pembangunan Indonesia.
“Universitas IPWIJA akan terus berkontribusi menjadi Perguruan Tinggi Swasta yang secara konsisten mengusung visi sebagai kampus pencetak profesional dan wirausaha (entrepreneur) bertaraf internasional,” ujarnya.
Ketua Senat Universitas IPWIJA, Associate Prof. KRAT Ir. H Moh Mardiana, berpesan kepada wisudawan berpesan bahwa semakin tinggi gelar, semakin tinggi pula tanggung jawab yang diemban.
“Jadilah generasi penerus bangsa yang berjiwa nasionalis dengan Merah Putih di dada. Kalian harus bangga terhadap bangsa Indonesia karena kalian tinggal di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Wisuda ke-27, Universitas Darunnajah Lepas 213 Wisudawan dengan Nilai Pesantren
IPWIJA didirikan Para Pejuang, di antaranya HR Sumitro. Untuk itu, kata dia, para lulusannya juga harus menjadi pejuang yang kerja keras dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Mewujudkan setiap perencanaan atau entrepreneur sejati dan inspiratif untuk menggerakkan seseorang dalam tindakan positif serta bisa menjadi motor penggerak pembangunan di masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara
“Dalam bekerja harus jujur, melakukan sesuatu dan tanpa ada kebohongan ataupun kecurangan, serta menunjukkan perilaku akhlakul karimah dan akhlak baik, bukan saling menjatuhkan,” pesan Moh Mardiana.
Ketua Yayasan Jateng Nusantara yang juga Komisaris MRT Jakarta, KRAT. Dr. C. H. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, menegaskan bahwa Yayasan Jawa Tengah Nusantara akan mendorong para lulusan Universitas IPWIJA menjadi lulusan yang berdampak dan bermanfaat. “Hari ini, wisudawan kebidanan serta prodi yang lain bisa langsung mendaftar untuk magang di Taiwan,” ucapnya.
Bagi mahasiswa semester 3 atau 4, juga bisa melakukan kuliah kerja di luar negeri selama 6 bulan atau satu tahun. Universitas IPWIJA bisa melakukan kerja sama dengan universitas lain di dalam maupun luar negeri, untuk melakukan pertukaran mahasiswa (student exchange).
Sebagai Komisaris PT MRT Jakarta, ia juga akan mendorong BUMN maupun BUMD agar lebih berperan serta dalam menyiapkan SDM Indonesia, dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk magang kerja. “Agar para sarjana maupun magister tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga pintar dalam praktik. Kepintaran harus dieksekusi atau nyata,” imbuhnya.
Baca juga : AKTI Wisuda 76 Lulusan Vokasi, Toyota Perkuat Sinergi Pendidikan Dan Industri
Sebagai Alumni IPWIJA, Leles Sudarmanto juga mengajak wisudawan untuk meningkatkan silaturahmi dengan sesama alumni untuk membangun jejaring. “Bangun koneksitas secara positif. Saat ini wisudawan adalah alumni IPWIJA, maka mari kita bersama-sama memajukan IPWIJA,” ajak Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah ini.
Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, dalam sambutannya berpesan agar para wisudawan terus belajar atau pembelajar sepanjang hayat. “Di balik toga yang Anda kenakan sekarang, ada sosok-sosok yang tidak pernah berhenti mendukung, mendoakan, dan support kalian semua. Mereka adalah orang tua, pasangan Anda, teman dan saudara serta keluarga, untuk itu setelah prosesi wisuda ini peluklah dia ucapkan terima kasih,” ucapnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, juga menegaskan bahwa para wisudawan telah dinyatakan sah secara akademik. Statusnya tercatat aktif dan eligible (memenuhi syarat) di pangkalan data atau aplikasi PD-Dikti serta sistem penomoran ijazah.
Ia berpesan kepada wisudawan IPWIJA agar sarjana yang membawa manfaat. “Hari ini adalah awal membuktikan kecerdasan kalian bisa bersaing di dunia kerja dan dunia industri, untuk kebaikan SDM unggul yang membanggakan dan wujudkan setiap langkah perjalanan kedepan,” ucapnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Prof. H. M. Budi Djatmiko memberikan kuliah kepada wisudawan dengan tema "Bawalah Kompas Bukan Sekadar Peta". Kata dia, setelah wisuda, wisaudawan akan memasuki realita.
Baca juga : Wisuda 1.005 Lulusan, PTIQ Jakarta Tekankan Pengabdian Dan Tantangan Zaman
“Kalau dulu jadwal kuliah diatur sedemikian rupa. Setelah di dunia realita, keputusan diambil untuk menentukan arah dan mengambil peran secara mandiri. Kami doakan Anda sukses dunia akhirat,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Ia berpesan agar para wisudawan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya di Universitas IPWIJA untuk membangun bangsa.
“Sebagai pengabdian kepada masyarakat, jadilah generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pesannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.