Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- UGM Pastikan Penanganan Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online Adil & Transparan
- Hati-Hati Penipuan Jalur Masuk UI, Warga Semarang Rugi Rp 380 Juta
- Tiga Singa Terkam Narodak, Harry Kane Ikut Cetak Gol
- Marko Dugandzic Jadi Rekrutan Terakhir Bali United
- Jeda Liga Dimanfaatkan Persebaya Buat Genjot Fisik Pemain
Wisuda ke-27, Universitas Darunnajah Lepas 213 Wisudawan dengan Nilai Pesantren
Sabtu, 26 September 2026 09:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 213 mahasiswa Universitas Darunnajah (UDN) resmi menyandang gelar akademik setelah mengikuti Wisuda ke-27, Sabtu (26/9/2026).
Tak hanya membawa capaian akademik, para lulusan juga dibekali nilai-nilai kepesantrenan yang menjadi bagian dari tradisi pendidikan di lingkungan Darunnajah.
Wisuda tersebut menandai berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki ruang yang lebih luas, baik dunia profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.
Bagi UDN, momentum ini juga menunjukkan keberlanjutan model pendidikan tinggi yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pembentukan karakter.
Sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren, UDN tidak menempatkan pendidikan semata pada penguasaan bidang keilmuan.
Baca juga : Dies Natalis ke-15, UPJ Kukuhkan 700 Lulusan
Proses pendidikan juga diarahkan pada pembentukan sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan berkontribusi di tengah masyarakat.
Rektor Universitas Darunnajah Assoc. Prof. Dr. Much Hasan Darojat mengatakan, UDN berkomitmen memadukan pengembangan akademik dengan pembinaan karakter Islami.
Menurutnya, pendidikan tinggi perlu mempersiapkan lulusan yang memiliki kemampuan intelektual sekaligus kekuatan spiritual dan akhlak.
“Universitas Darunnajah hadir sebagai perguruan tinggi yang memadukan keunggulan akademik dengan pembinaan karakter Islami. Kami berkomitmen menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujar Much Hasan Darojat.
Model pendidikan tersebut tumbuh dari sejarah panjang Darunnajah yang berakar pada tradisi pesantren.
Baca juga : Universitas Moestopo Wisuda 699 Lulusan di Dies Natalis ke-65
Dalam perkembangannya, tradisi pendidikan yang dibawa para pendiri dan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor turut memberi warna terhadap nilai-nilai yang berkembang di lingkungan Darunnajah.
Karakter pendidikan pesantren kemudian menjadi bagian dari dinamika pendidikan tinggi di UDN.
Kehidupan akademik berjalan berdampingan dengan pembiasaan nilai, penggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam lingkungan pendidikan, serta berbagai aktivitas yang mendorong mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik.
Pendekatan tersebut dinilai relevan di tengah perubahan dunia kerja dan masyarakat yang berlangsung cepat.
Perkembangan teknologi menuntut lulusan memiliki kompetensi profesional, sementara kehidupan sosial membutuhkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, memimpin, dan mengambil tanggung jawab.
Baca juga : Phang Mui Jun Raih Gelar Sarjana dari STIE Wiyatamandala
Sebanyak 213 wisudawan pada Wisuda ke-27 kini memasuki fase baru dengan latar pendidikan yang tidak hanya menekankan capaian akademik.
Mereka membawa pengalaman pendidikan yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai kepesantrenan yang diharapkan tetap menjadi bekal ketika berkiprah di luar lingkungan kampus.
Wisuda ke-27 UDN menjadi bagian dari perjalanan pendidikan tinggi berbasis pesantren di Indonesia.
Dari lingkungan pendidikan yang berakar pada tradisi pesantren, UDN terus mengembangkan perguruan tinggi yang menempatkan kompetensi akademik dan pembentukan karakter sebagai dua bagian yang berjalan beriringan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya