Dark/Light Mode

Harkitnas, Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK-LKP ke Dunia Kerja Internasional

Rabu, 20 Mei 2026 20:57 WIB
Foto: Kemendikdasmen.
Foto: Kemendikdasmen.

RM.id  Rakyat Merdeka - Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dimanfaatkan pemerintah untuk menunjukkan kesiapan generasi muda Indonesia bersaing di pasar kerja global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan SMK dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) untuk bekerja di berbagai negara.

Pelepasan dilakukan Kemendikdasmen bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5/2026).

Sebanyak 3.000 lulusan berasal dari SMK dan 600 lainnya dari LKP. Prosesi pelepasan digelar secara luring dan daring, ditandai secara simbolis dengan pemberian jaket kerja lapangan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi wujud semangat Kebangkitan Nasional di era modern melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga : BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit Di Ajang Pameran Internasional

“Kalian semua akan bekerja di luar negeri dengan keterampilan, dengan ilmu, dan dengan integritas serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang besar,” ujar Mu’ti.

Ia menambahkan, bekerja di luar negeri bukan hanya untuk mencari penghidupan, tetapi juga memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, dan membawa pengalaman untuk kemajuan Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin menjelaskan, para lulusan berasal dari 411 SMK dan 30 LKP di seluruh Indonesia.

Mereka telah menyelesaikan pendidikan sesuai bidang keahlian dan lolos seleksi kerja internasional.

Para lulusan akan ditempatkan di sejumlah negara seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Malaysia, Australia, dan beberapa negara lainnya.

Baca juga : Mendikdasmen Tekankan Tujuan Pendidikan: Mencerdaskan-Membentuk Karakter Bangsa

“Mereka benar-benar sudah siap memasuki dunia kerja internasional pada berbagai sektor seperti hospitality, kesehatan, manufaktur, dan jasa lainnya,” jelas Tatang.

Keberhasilan tersebut melanjutkan capaian sebelumnya, yakni pengiriman 1.500 alumni SMK pada pertengahan 2025 dan 1.600 alumni LKP pada awal 2026.

Capaian itu menunjukkan lulusan vokasi Indonesia semakin dipercaya dan mampu bersaing secara global. Dalam kesempatan yang sama, Kemendikdasmen juga meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) di SMK.

Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis, kemampuan bahasa asing, budaya kerja, kesiapan mental, hingga literasi hukum dan keuangan bagi siswa yang akan bekerja di luar negeri.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi para lulusan yang disebutnya sebagai pahlawan devisa sekaligus representasi semangat Kebangkitan Nasional generasi masa kini.

Baca juga : Dari Command Center, Mendikdasmen Pastikan TKA Nasional Berjalan Tertib

“Jaga kesehatan, jaga nama baik Indonesia, dan teruslah bercita-cita setinggi langit, karena kalaupun jatuh, kalian akan jatuh di antara bintang dan kalian adalah bintang-bintang itu,” pesan Khofifah.

Pelepasan ribuan lulusan vokasi tersebut menjadi simbol kebangkitan generasi muda Indonesia yang siap membawa nama bangsa di panggung internasional melalui keterampilan, kompetensi, dan karakter unggul.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.