Sebelumnya
Muhammad Awaluddin mengungkapkan, selama 2 tahun terdampak pandemi, pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta setiap harinya tidak lebih dari 1.000 penerbangan/hari.
"Tapi, pada Kamis, 28 April 2022, pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta untuk pertama kalinya menembus lebih dari 1.000 penerbangan/hari, tepatnya 1.054 penerbangan, yang menggambarkan 91 persen dari kondisi saat belum ada pandemi Covid-19 pada 2019,” paparnya.
Baca juga : Puncak Peak Season Lebaran, Garuda Group Angkut 95 Ribu Penumpang
Koordinasi antara AP II selaku operator Bandara Soekarno-Hatta, maskapai dan AirNav Indonesia dalam membuat pengaturan penerbangan, slot time, layanan ground handling dan sebagainya, berjalan sangat baik meski berada di periode tingginya permintaan.
"Kami berterima kasih juga kepada para penumpang pesawat yang turut mendukung kelancaran Angleb 2022 di bandara AP II,” ujar Muhammad Awaluddin.
Baca juga : Taman Margasatwa Ragunan Bersiap Sambut Pengunjung
Muhammad Awaluddin mengatakan, keberadaan gedung Airport Operation Control Center (AOCC) sebagai wadah kolaborasi stakeholder bandara yang didukung dengan sistem Airport Collaboration Decision Making (A-CDM), dapat membuat Bandara Soekarno-Hatta menghadapi setiap situasi dan kondisi, termasuk saat tingginya lalu lintas penerbangan.
Kelancaran Angkutan Lebaran 2022 di Bandara Soekarno-Hatta juga didukung dengan sejumlah strategi operasi di antaranya mengaktifkan kembali Terminal 1 yang sebelumnya dinonaktikkan di tengah pandemi.
Baca juga : 312 Ribu Kendaraan Ngacir Ninggalin Jabotabek
Sejalan dengan itu, seluruh terminal penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Terminal 1, 2 dan 3) kini dioperasikan. Skytrain juga dioperasikan untuk mendukung mobilitas pemudik di dalam area Bandara Soekarno-Hatta. [FAZ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.