BREAKING NEWS
 

Banyak Startup Lakukan Efisiensi

Shopee Indonesia Tepis Isu Bakal PHK Pegawai

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 19 Juni 2022 07:30 WIB
Shopee Indonesia. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Perekrutan talenta-talenta digital tersebut dilakukan melalui program Sea Labs Indonesia, yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2022. Tujuan program itu untuk membangun tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital Indonesia. Terutama engineer dan product manager, yang siap berkontribusi melalui teknologi.

“Misi Shopee di Indonesia tetap sama, yakni mewujudkan kehidupan yang lebih baik, bagi mereka yang belum terlayani dengan baik, melalui teknologi. Dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah,” terang Handhika.

Dalam enam bulan terakhir, Shopee hadir melalui berbagai inisiatif untuk memajukan UMKM di Indonesia. Termasuk Kampus UMKM Shopee yang hadir di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Sejauh ini, Shopee telah melatih puluhan ribu UMKM lokal keterampilan bisnis digital.

Baca juga : Rencana BSI Akuisisi UUS BTN Bakal Dorong KPR Syariah

“Selain itu program Java in Paris yang membawa ribuan produk UMKM lokal di Shopee tembus kurasi. Dan bisa dijual di Paris,” pungkas Handhika.

Untuk diketahui, keuangan Sea Group selaku induk usaha Shopee di Singapura, pada kuartal I-2022 mengalami peningkatan 64,4 persen secara year on year (yoy) dalam pendapatan Prinsip Akuntansi yang Diterima Secara Umum sebesar 2,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 43,0 triliun. Sedangkan, laba kotor melonjak 81,3 persen menjadi 1,2 miliar dolar AS (Rp 17,7 triliun) pada periode yang sama.

Bisnis Shopee global, meski masih merugi, sebenarnya menunjukkan peningkatan kinerja, dengan kenaikan pesanan 71,3 persen yoy menjadi 1,9 miliar dolar AS (Rp 28,1 triliun) di kuartal I-2022.

Baca juga : Ketum IMI Lakukan Kick Off FIM MiniGP Indonesia Series 2022

Co-Founder dan Director PT Tokopedia alias Tokped Leontinus Alpha Edison juga memastikan tidak akan melakukan PHK. Sebaliknya, Tokopedia terus menambah Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sebelum pandemi, kami memiliki sekitar 4.800-4.900 pegawai. Dan sekarang jadi 6.300 pegawai. Karena di Tokopedia masih banyak yang harus dilakukan, makanya ada penambahan SDM,” ungkap Leon saat berbincang dengan media di Yogyakarta, Kamis (16/6).

Adsense

Pihaknya optimistis, tidak akan melakukan PHK massal. Selain menerapkan kehati-hatian, ia juga menekankan, semua karyawan yang akan bergabung dengan Tokopedia, harus memiliki tujuan jelas.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense