Sebelumnya
Menurut Hera, inovasi kedua adalah high inhibitive water base mud. Inovasi dari Elnusa Petrofin tersebut bisa mencegah dari swailing play yang bisa menyebabkan pipa terjepit dan yang bisa menyebabkan rate production terhambat.
“Dari sisi waktu hemat 2-8 hari lebih cepat dari rencana dengan penghematan 15 persen," katanya.
Inovasi Elnusa lainnya adalah melakukan formulasi untuk semen yang dinamakan slurry merah putih.
Baca juga : CNI Nutrimoist, Pertolongan Pertama untuk Luka Bakar
Semen ini sudah memformulasikan degan beberapa jenis dan bisa mencapai shallow gas zone, dimana cukup banyak shallow gas resources di Indonesia.
Inovasi ini sudah terimplementasi di Delta Mahakam yang cukup kompleks risikonya.
"Masih banyak inovasi lainnya, on going disesuaikan dengan problem apa yang ada di lapangan. Kami akan uji coba tahun depan untuk water blocking, tapi masih dalam tahap pembahasan sumber mana yang akan diujicobakan," kata Hera.
Baca juga : RI Dorong Kerja Sama Produksi Alutsista Dengan Prancis
Sementara itu, Nanang dalam paparannya menyampaikan untuk mencapai target rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas (IOG) 4.0 di tahun 2030, SKK Migas menetapkan empat pilar strategis dan enam pilar pendukung (enablers) yang akan menjadi acuan industri hulu migas Indonesia.
"Challenge di dunia migas solusinya banyak terbantu oleh teknologi. Dari semua pilar kita butuh enablers, salah satunya teknologi. Kami ada Integrated Operation Center, yang visi dan misinya pada dasarnya meliputi aspek Process, People, dan Technology, yang diharapkan dapat menciptakan value creation berupa proses pengambilan keputusan yang tepat, pengawasan yang lebih efektif dan efisien serta tata kelola yang baik," kata Nanang.
Perlu Kolaborasi
Deputy CEO SUN Energy Dionpius Jefferson, menyampaikan bahwa dibutuhkan kerja sama semua pihak dalam upaya mewujudkan ketahanan energi.
Baca juga : Visitor Tembus 1 Miliar, Platform S.id Mampu Bersaing Dengan Produk Luar Negeri
Sejalan dengan target pemerintah mewujudkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan, SUN Energy berupaya menghadirkan inovasi teknologi panel surya yang mampu memenuhi kebutuhan.
"Kami sudah ada 280 MWp di empat negara. Kalau bicara di Indonesia, kami ada di 25 kota, sudah berjalan 7 tahun. Kami menyediakan solusi yang fully integrated. Perusahaan yang sudah bekerjasama dengan kami dari berbagai sektor mulai properti hingga pertambangan," ujar Dion.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.