RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina EP (PEP) Subang Field bersama Warga Desa Muara Baru Karawang, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (IATL) ITB dan Pemerintah Daerah melakukan aksi penanaman 4.000 pohon mangrove di pesisir pantai desa tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi mangrove sebagai penyelamat ekosistem pesisir yang rusak akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim.
Aksi penanaman pohon mangrove ini melibatkan lebih dari 100 relawan, termasuk masyarakat setempat, mahasiswa dan aktivis lingkungan.
Mereka bekerja sama dalam menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai, yang selama ini tergerus abrasi.
Sebagai informasi, mangrove memiliki peran sebagai salah satu paru-paru dunia mampu melindungi masyarakat pesisir dari risiko gelombang tinggi.
Baca juga : HUT ke-78, BNI Tanam 78.000 Bibit Mangrove Di Teluk Pangpang
Senior Manager PEP Subang Field Ndirga Andri Sisworo menjelaskan, kegiatan penanaman pohon mangrove ini sebagai salah satu kegiatan Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan serta Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) di daerah operasi perusahaan.
“Langkah ini juga sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam melalui kolaborasi berbagai pihak untuk mencegah abrasi,” kata Ndirga dalam keterangan resmi, Selasa (25/6/2024).
Pihaknya juga mengajak kepada masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun sinergi guna menjaga dan merawat lingkungan pesisir Desa Muara Baru, Karawang.
Ndirga berharap, semoga penanaman mangrove diberkahi dan menjadikan manusia bermanfaat. Serta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya konservasi lingkungan dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Pemerintah juga berencana untuk terus melakukan kegiatan serupa secara berkala dan mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan seperti ini.
Baca juga : Yuk, Kita Tanam Pohon Dan Banyakin Jalan Kaki
“Semoga penanaman pohon mangrove yang sudah dilakukan dapat dijaga dan semoga memberikan kontribusi baik untuk masyarakat sekitar,” harapnya.
Ndirga menambahkan, kegiatan penanaman pohon mangrove di Desa Muara Baru, Karawang ini sejalan dengan penerapan komitmen perusahaan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) point 13, yaitu penanganan perubahan iklim dan point 14, pelestarian ekosistem lautan.
Sementara itu, Ketua IATL ITB Citra mengatakan, tema penanaman kali ini adalah gerakan satu bumi dengan maksud untuk mengingatkan bahwa bumi kita hanya satu dan patut dijaga.
“Menanam pohon itu mudah. Namun yang susah adalah dilakukan secara berkelanjutan karena itu tugas yang panjang,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kelompok Tani Hutan Cipta Pesona Desa Muara Baru Toni berterima kasih atas dukungan dan komitmen berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove di area konservasi.
Baca juga : Peduli Lingkungan, PLN EPI Tanam 1.000 Bibit Pohon Mangrove
"Mangrove memiliki peran vital dalam melindungi pantai dari abrasi, menyediakan habitat bagi berbagai spesies laut, serta membantu penyerapan karbon dioksida," ucapnya.
Kadishut Provinsi Jawa Barat melalui perwakilannya Aep Saifullah turut mengapresiasi terkait kegiatan dan lokasi penanaman hari ini.
Menurutnya, penanaman mangrove ini adalah gerakan yang sangat baik seperti himbauan Gubernur Jawa Barat kepada masyarakat untuk menyumbang pohon di masa-masa bahagianya.
“Karena itu adalah bentuk kontribusi masyatakat untuk lahan kritis yang perlu di perbaiki,” kata Aep.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.