Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jaga Bumi, Cathay Gandeng SRE Tanam 1.000 Pohon Mangrove Di Pulau Pramuka
Senin, 6 Mei 2024 17:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Cathay, sebagai Travel Lifestyle, bekerja sama dengan Society of Renewable Energy (SRE) menanam 1.000 pohon mangrove di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada Jumat (3/5/2024).
Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan target penurunan emisi, demi menjaga bumi.
Pulau Pramuka menjadi salah satu pulau terdampak dari adanya perubahan iklim, pulau yang dihuni sekitar 1.200 orang pada tahun ini membutuhkan mangrove dalam menjaga abrasi.
Mangrove sudah terbukti menjadi penyelamat pulau ini dari penurunan muka tanah dan abrasi.
Sebanyak 70 relawan yang tergabung dari Cathay, travel agent, dan relawan SRE beserta masyarakat lokal Pulau Pramuka ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.
Baca juga : Hadapi Perubahan Iklim, Sekjen LHK Pimpin Penanaman Mangrove Di Riau
Kegiatan ini merupakan inisiatif Cathay, yaitu 1 Ticket, 1 Tree yang sudah dijalankan dari dua tahun yang lalu dengan jumlah pohon mangrove yang ditanam sebanyak 4.600 pohon.
“1 Ticket, 1 Tree merupakan komitmen Cathay dalam mendukung komunitas lokal, memulihkan habitat, dan mendorong ketahanan iklim. Hal ini sejalan dengan aspirasi kami untuk menjadi yang terdepan dalam kepemimpinan berkelanjutan,” ujar Country Manager Cathay untuk Indonesia, Tony Sham, dikutip Senin (6/5/2024).
Tony menyampaikan, aksi kolaborasi bersama komunitas ini menjadi cara efektif dalam memperluas dan memperpanjang dampak baik yang diciptakan.
Inisiatif 1 Ticket, 1 Tree ini, kata dia, merupakan aksi kolektif Cathay yang tersebar di Singapura, Filipina, Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja dalam periode kampanye tertentu.
Tahun 2024, target penanaman sebanyak 7.500 pohon se-Asia Tenggara, dengan 1.000 pohon ditanam di Pulau Pramuka, Indonesia.
Baca juga : Rayakan Ultah Ke-25, Rakyat Merdeka-KLHK Tanam 25 Ribu Mangrove Di 25 Titik
Tahun ini juga menandai tonggak penting dalam perjalanan inisiatif 1 Ticket, 1 Tree dengan Cathay menanam total 30 ribu pohon mangrove di Asia Tenggara sejak tahun 2021.
Perubahan iklim ini membutuhkan aksi kolektif generasi muda, penanaman mangrove di Pulau Pramuka menjadi contoh aksi adaptasi perubahan iklim sekaligus mitigasi dalam sekali tarikan nafas kegiatan.
“Society of Renewable Energy (SRE), berkomitmen menanam 200 mangrove dari total 1.000 yang ditanam untuk menyemangati generasi muda dan masyarakat local,” ujar Zagy Yakana Berian, pendiri SRE, gerakan anak muda yang tersebar di 47 kampus.
Dalam paparannya, Zagy menyampaikan masyarakat harus bersama generasi muda menjadi garda terdepan menjaga bumi ini.
Dukungan dan kolaborasi lintas institusi menjadi penting bagi Indonesia.
Baca juga : Menteri ATR Gencarkan Aksi Tanam Pohon Lawan Perubahan Iklim
Maka dari itu, tokoh masyarakat memiliki peran penting untuk mengajak seluruh komunitas lokal dalam perjuangan iklim ini.
Mahariah, tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, warga Pulau Pramuka sangat memerlukan penanaman pohon mangrove untuk menjaga garis pantai.
“Inisiatif 1 Ticket, 1 Tree dari Cathay merupakan bukti konkret yang harus kami dukung dan jaga. Kami akan terus berkoordinasi dengan Cathay dan SRE dalam memonitor pertumbuhan mangrove ini,” tandasnya.
1 Ticket, 1 Tree akan diluncurkan lagi pada tahun ini. Melalui inisiatif ini, Cathay mengajak para pelanggan untuk berkontribusi terhadap hutan mangrove saat mereka terbang bersama Cathay, hanya dengan cara memesan tiket.
Informasi lebih lanjut bisa didapatkan di halaman Facebook Cathay Pacific atau kunjungi websitenya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya