BREAKING NEWS
 

Jadi Tulang Punggung Penerimaan Negara

Kalau Industrinya Kuat, Penerimaan Pajak Naik

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : FAZRY
Selasa, 16 Juli 2024 07:00 WIB
Menteri Keuangan (Men­keu) Sri Mulyani Indrawati.

 Sebelumnya 
Pengamat pajak dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menga­takan, langkah Pemerintah se­makin terbatas mengejar target pendapatan negara dari perpa­jakan yang dipatok Rp 1.988,9 triliun tahun ini.

Sepanjang Januari hingga Juni 2024, penerimaan pajak tertekan oleh jumlah permohonan pengem­balian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi pajak.

Penerimaan pajak turun 7,9 persen, dengan penurunan terbe­sar berasal dari PPh (Pajak Peng­hasilan) Badan yang turun 34,5 persen. Termasuk peningkatan restitusi PPh dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang naik hingga 70,3 persen.

Baca juga : Uji Emisi Kendaraan Kembali Digaspol Nih

Kemenkeu mencatat, kon­traksi penerimaan pajak akibat peningkatan restitusi terjadi di sektor industri pengolahan (sawit, logam, pupuk), pertam­bangan dan perdagangan.

Secara bruto, setoran pajak dari industri pengolahan terkontraksi 2,4 persen (year-on-year/yoy). Sementara secara neto, atau set­elah restitusi, penerimaan semakin terkontraksi hingga 15,4 persen.

Fajry bilang, peningkatan restitusi menjadi alasan utama pelemahan kinerja penerimaan perpajakan.

Baca juga : Raih Gelar Euro 2024, Tim Matador Dihiasi Rekor

Meski Pemerintah memiliki beberapa langkah untuk mening­katkan penerimaan negara, Fajry menilai, opsi kebijakan sangat terbatas mengingat risiko politik yang tinggi pasca Pilpres.

“Opsi yang ada dengan melakukan intensifikasi, yang sudah dijalankan oleh otoritas pajak,” tambahnya.

Menurut Fajry, sulit bagi Pe­merintah mencapai target Rp 1.988,9 triliun, tanpa memper­timbangkan kondisi para pelaku usaha atau potensi penerimaan yang sebenarnya.

Baca juga : Alcaraz Hampir Sempurna

Pelaku usaha menjadi pihak yang paling terdampak jika Pemerintah memaksakan ca­paian tersebut. Sektor industri dan perdagangan berperan penting dalam menyetor pajak kepada negara.

“Kita tidak ingin penerimaan pajak bagus, tapi mengorbankan pelaku usaha. Yang benar itu, industri kuat, penerimaan pajak juga kuat,” ujarnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 16 Juli 2024 dengan judul "Jadi Tulang Punggung Penerimaan Negara Kalau Industrinya Kuat, Penerimaan Pajak Naik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense