RM.id Rakyat Merdeka - OneGML, sebuah firma konsultasi manajemen bersama GNIK (Gerakan Nasional Indonesia Kompeten), QuBisa dan Kompas Gramedia, serta sejumlah tokoh terkemuka di bidang Human Capital di Indonesia, telah merumuskan blueprint menuju Indonesia Emas 2045.
Chairman of Steering Committee GNIK Yunus Triyonggo mengatakan, pihaknya telah melibatkan lebih dari 50 asosiasi Human Capital dari seluruh Indonesia, serta unsur swasta, pemerintah, perguruan tinggi (PT) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) untuk berkolaborasi menghasilkan blueprint yang komprehensif untuk masa depan generasi mendatang.
Rencananya, kata Yunus, blueprint ini akan diserahkan kepada pemerintahan baru, yang dipimpin Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
"Kerja sama lintas sektor seperti ini, belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Yunus, di Jakarta, Selasa (16/7/2024).
Pihaknya juga menginisiasi perhelatan akbar "Indonesia Human Capital & Beyond Summit" (IHC-BS), yang akan digelar pada 13-15 November 2024, di Jakarta.
Yunus menjelaskan, Indonesia Emas 2045 adalah visi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia, dengan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas hidup, kemajuan teknologi dan keunggulan di berbagai sektor.
Baca juga : Dukung Indonesia Emas, Tata Metal Lestari Genjot Peningkatan Ekspor Non-Migas
Ia menilai, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan inovatif adalah kunci. Sehingga, sinergi antara Pemerintah, sektor swasta dan masyarakat sangat diperlukan.
"Seperti, memberikan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan untuk membentuk tenaga kerja yang kompeten," tutur Yunus.
Di kesempatan yang sama, Corporate Communication Director Kompas Gramedia Glory Oyong mengungkapkan, semangat kewirausahaan dan kreativitas juga harus didorong agar mampu bersaing secara global.
"Acara ini diharapkan menjadi katalisator dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045, dengan mempersiapkan SDM yang unggul, siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada kemajuan bangsa," kata Glory.
Adapun, acara puncak IHC-BS menampilkan Mega Session dan Concurrent Track dengan menghadirkan pembicara internasional, seperti David Rogers, Dave & Wendy Ulrich, serta beberapa menteri dari Singapura dan Korea untuk benchmarking, ditambah 50 pembicara nasional.
Selain menghadirkan, ahli dari perusahaan multinasional dan akademisi, acara ini juga menghadirkan tokoh inspiratif seperti Shin Tae-Yong, Raffi Ahmad dan Cinta Laura, serta beberapa nama yang masih dalam konfirmasi.
Baca juga : Freeport Dukung Atlet Indonesia Di Olimpiade Paris 2024
Sementara itu, President Director of OneGML Suwardi Luis, yang sering menghadiri SHRM di Amerika menyampaikan, terinspirasi dari event SHRM (Strategic Human Resource Management) di Amerika Serikat (AS), yang telah menjadi acara tahunan legendaris.
IHC-BS juga menawarkan berbagai program untuk menarik minat generasi muda. Yakni, mencakup Live Music Performance, Expo, Job Fest, Creative Corner, Booth Promotion, Talkshow, Benchmark Visit dan akan disiarkan secara online.
"Cita-cita kami adalah menjadikan IHC-BS sebagai ajang tahunan bagi profesional HR di seluruh Indonesia, yang selama ini mungkin terpisah asosiasi berdasarkan industri dan jenis usaha," ungkap Suwardi
Project Director IHC-BS Hendra Noor Saleh menerangkan, bahwa respons dari Pemerintah dan swasta terhadap inisiasi ini sangat positif, terutama dengan munculnya usulan nama-nama pembicara yang sebelumnya tidak dipertimbangkan.
Dengan dukungan yang kuat dari berbagai kalangan baik Pemerintah maupun swasta, Hendra optimistis, IHC-BS akan sukses menghadirkan pembicara-pembicara yang memiliki visi dan misi sejalan dengan tujuan besar acara ini.
“Daftar nama pembicara kami serahkan kepada Steering Committee, agar proses kurasi berjalan objektif dan menghadirkan speaker yang sesuai dengan misi besar, yaitu blueprint Indonesia Emas 2045," ujar KoHen, sapaan akrab Hendra Noor Saleh.
Baca juga : CCS Dukung Indonesia Emas 2045 Dan Ketahanan Energi
Pendaftaran telah dibuka jauh hari, melalui website www.qubisa.com/ihcbs dan kanal-kanal distribusi lainnya.
"Tiket tersedia dalam dua kategori dengan status all access, yaitu kelas regular seharga Rp 5 juta dan VIP (Very Important Person) seharga Rp 7,5 juta, yang memberikan banyak manfaat selama 3 hari," jelasnya.
Selain itu, panitia juga menawarkan fasilitas early bird dan harga khusus asosiasi yang lebih hemat hingga 30 persen, berlaku sampai 31 Agustus 2024.
"Sistem kami kelola secara otomatis dan berstandar internasional, seperti konser musik. Jika kursi penuh, tidak ada lagi kursi tambahan. Kapasitas venue tidak memungkinkan kami menambah jumlah peserta," ujar KoHen.
KoHen menambahkan, untuk menampung minat pemerhati HR, mahasiswa dan masyarakat umum yang diperkirakan mencapai 40.000 orang, panitia juga menyiapkan kelas online seharga Rp 600.000. Serta, tiket harian Rp 75.000 yang memungkinkan akses ke semua program acara (kecuali summit).
"Semua kategori tiket juga ditawarkan dengan fasilitas early bird," pungkas KoHen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.