BREAKING NEWS
 

DIFC dan Otorita IKN Teken MoU untuk Pengembangan Nusantara Financial Center

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 18 Juli 2024 23:09 WIB
Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur DIFC Essa Kazim, disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir menunjukkan naskah kerja sama Otorita IKN dan DIFC. (Foto: InfoPublik)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dubai International Financial Centre (DIFC), pusat keuangan global terkemuka di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan (MEASA), menjalin kemitraan strategis dengan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Dubai, Selasa (16/7/2024). Acara ini menandai tonggak penting dalam meningkatkan kerja sama keuangan internasional.

Penandatanganan MoU dilakukan Gubernur DIFC Essa Kazim dan Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Kantor DIFC di Dubai. Penandatanganan disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir.

MoU ini menjabarkan kerangka kerja sama untuk kolaborasi yang bertujuan memajukan kepentingan bersama dan Nusantara Financial Center. Area utama kolaborasi yang dijabarkan dalam perjanjian ini meliputi: pertukaran keahlian dalam operasi Pusat Keuangan Internasional, termasuk kerangka regulasi dan model bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi; pengembangan mekanisme yang memungkinkan entitas dari DIFC dan Otorita IKN untuk mendirikan operasi bisnis terdaftar di yurisdiksi masing-masing, memfasilitasi integrasi bisnis yang mulus dan partisipasi dalam pertukaran global; serta kolaborasi dalam tren, legislasi, dan regulasi dalam layanan keuangan internasional untuk tetap selaras dengan perkembangan global.

Baca juga : Prabowo-Gibran Sedang Seleksi Calon Menteri

Basuki menyampaikan, MoU ini menandai tonggak penting bagi Indonesia dalam menjadikan IKN sebagai pusat keuangan internasional terkemuka. “Kerja sama kami dengan DIFC akan memainkan peran krusial dalam menciptakan lingkungan investasi yang menarik, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, dan berkontribusi pada lanskap keuangan global,” kata Menteri PUPR ini, dalam keterangan Otorita IKN.

Adsense

Essa Kazim menyebut, saat UAE dan Indonesia berkolaborasi dan berinovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan dampak sosial di kedua negara. DIFC sebagai pusat keuangan global terkemuka di kawasan MEASA, berada pada posisi yang tepat untuk memfasilitasi peluang signifikan melalui kemitraan strategis ini.

“Melalui perjanjian dengan Otorita IKN, kami membentuk kerangka kerja baru untuk mengembangkan dua ekosistem keuangan saat kami bersama-sama mendorong masa depan keuangan,” ucapnya.
Erick Thohir menekankan pentingnya strategis kemitraan ini, menyoroti potensinya untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan mendorong inovasi melalui kolaborasi internasional.

Baca juga : Boyong Keluarga ke Jakarta, Gibran Susun Agenda Blusukan

Nusantara Financial Center direncanakan berlokasi strategis di Wilayah Pengembangan Kedua dalam kawasan Nusantara yang luas, mencakup 252.000 hektar, yang menawarkan peluang investasi yang signifikan. Distrik keuangan ini akan menempati sekitar 260 hektar dalam pusat bisnis dan keuangan yang lebih luas yang mencakup 3.000 hektar.

Fondasi untuk ekosistem Nusantara telah diperkuat oleh investasi domestik yang signifikan, dengan hotel dan rumah sakit yang akan beroperasi tahun ini. Penerimaan lebih dari 424 Surat Minat (Letter of Intent) mencerminkan minat tinggi dari investor, termasuk investor asing, yang menegaskan daya tarik global dan potensi Nusantara Financial Center.

Otorita IKN menerima dukungan dari berbagai pihak, termasuk Tony Blair Institute, untuk secara aktif menarik investasi dari seluruh dunia, lebih memperkuat prospek ekonomi Nusantara. Perjanjian dengan DIFC menandai awal perjalanan transformasional menuju penciptaan lingkungan yang ramah bagi investor di Nusantara Financial Center, siap menarik investor global dan memastikan pertumbuhan serta pembangunan yang berkelanjutan.

Baca juga : PBNU Ke Kadernya Yang Temui Presiden Israel: Mundur Atau Dimundurkan

DIFC memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Dubai sesuai dengan Strategi 2030 Pusat dan Agenda Ekonomi Dubai (D33). DIFC terkenal secara global karena posisinya sebagai pusat keuangan terkemuka untuk kawasan MEASA. Kerangka regulasi kelas dunianya, ekosistem dinamis, dan infrastruktur canggih membuatnya menjadi tujuan yang menarik bagi perusahaan internasional, memfasilitasi ekspansi mereka dan konektivitas dengan pasar global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense