RM.id Rakyat Merdeka - Orica, perusahan penyedia layanan solusi pertambangan dan infrastruktur, merayakan 150 tahun operasional pada Juni 2024.
Orica menggelar acara Gala Peringatan Ulang Tahun ke-150 tahun pada Juni lalu di Melbourne, Victoria bersama para pimpinan, pelanggan, mitra, karyawan purnabakti, dan tim Orica untuk merayakan tonggak bersejarah yang istimewa ini.
Pimpinan Orica Malcolm Broomhead menegaskan, dari awal hingga kehadiran global perusahaan di lebih dari 100 negara saat ini, Orica telah menjadi bagian penting dari industri manufaktur Australia dan internasional, serta menciptakan produk-produk inovatif.
Saat merayakan hari jadi ke-150 tahun, pihaknya melihat kembali keteguhan, inovasi, dan komitmen tanpa henti dari tim perusahaan.
Selama bertahun-tahun, Orica telah memperluas jangkauan bisnis, dan ekspansi ke berbagai wilayah baru, menjadi organisasi global bernilai miliaran dolar.
“Tonggak 150 tahun Orica adalah bukti kekuatan, adaptabilitas, dan kemampuan perusahaan untuk berkembang General dalam lanskap bisnis yang terus berubah,” katanya, Kamis (25/7/2024).
Baca juga : Teken MoU, Dubes Heri Perkuat Kerja Sama Jepang Dengan RI Di Sektor Perikanan
Inovasi telah menjadi bagian dari DNA Orica dan komitmennya dalam mendorong kemajuan industri, sekaligus memberikan dukungan penting bagi karyawan, pelanggan, dan komunitas Orica beroperasi.
Beberapa inovasi Orica mencakup penciptaan Perspex, pembangunan gedung pencakar langit pertama di Australia, solusi peledakan nirkabel pertama di dunia WebGen, Exel NeoTM yang merupakan detonator bebas timbal pertama di dunia, dan yang terbaru, ledakan pertama menggunakan amonium nitrat rendah karbon bekerjasama dengan Fertiberia.
Komitmen Orica terhadap keselamatan, lingkungan, dan keterlibatan masyarakat telah menjadi kunci kesuksesan.
“Bermitra untuk mencapai kemajuan dengan pelanggan dan pemangku kepentingan, guna menemukan solusi terhadap tantangan terbesar industri dan memungkinkan transisi global menuju masa depan yang lebih rendah karbon,” jelasnya.
Hal ini hanya dapat dicapai dengan menjaga nilai-nilai perusahaan yaitu keselamatan, kolaborasi, dan integritas.
Saat ini, tim Orica terdiri lebih dari 12.500 insinyur, ilmuwan, operator, spesialis bisnis, dan kru di lokasi mendukung pelanggan di bidang tambang permukaan dan bawah tanah, serta operasi minyak dan gas di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.
Baca juga : Desa Kelawi, Desa Brilian Hijau Terus Berinovasi di Bidang Lingkungan
Orica berfokus pada mobilisasi material, logam, dan mineral yang dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan ekonomi global dan transisi menuju net zero emissions, memajukan teknologi dan inovasi di seluruh rantai nilai pertambangan dan infrastruktur, serta mempercepat dekarbonisasi perusahaan untuk mencapai nol emisi karbon pada 2050.
Pada kesempatan ini, Direktur Pelaksana dan CEO Orica Sanjeev Gandhi menyatakan, kegembiraannya untuk masa depan Orica. Orica dibangun berdasarkan kepercayaan yang diberikan pelanggan dan mitra kepada perusahaan, serta bakat dan inovasi karyawan.
“Saya sangat bangga dengan tim kami dan ketika melangkah ke masa depan, kami akan terus memimpin industri dengan cara yang lebih aman, solusi yang lebih cerdas dan berkelanjutan untuk membantu memobilisasi sumber daya yang penting untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Pihaknya mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk ikut merayakan peristiwa penting ini, berterima kasih atas dukungan mereka yang tiada henti, dan bersama menantikan peluang yang terbentang di masa depan yang cerah.
Di Asia, Orica turut merayakan di sejumlah kantor representatifnya yang berlokasi di Indonesia, Filipina, India, China, Mongolia, Malaysia, dan Singapura.
Didirikan pada Juni 1874, sebuah perusahaan kecil bernama Jones, Scott and Company dibangun untuk memasok bahan peledak di ladang emas Victoria,Australia.
Baca juga : Ini Langkah BRI Perkuat Keamanan Digital dari Serangan Siber
Berkembang pesat, perusahaan ini bergabung dengan Nobel Explosives dan Imperial Chemical Industries (ICI). Sementara itu Dulux mulai memasok cat ke pasar Australia pada tahun 1918 sebagai bagian dari perusahaan British Australian Lead Manufacturers (BALM) yang sebagian dibeli oleh ICI pada tahun 1928.
ICI memperoleh kendali mayoritas pada tahun 1947 dan sepenuhnya menguasai Dulux pada tahun 1986. Pada 1998, ICI terdaftar di Bursa Efek Australia (ASX) sebagai Orica dan telah berkembang menjadi salah satu penyedia solusi pertambangan dan infrastruktur terkemuka di dunia dengan kapitalisasi pasar mendekati 9 miliar dolar.
Kehadiran Orica di kancah internasional salah satunya berada di Indonesia, yang sekaligus menjadi kantor pusat regional Asia.
Sejak akhir tahun ‘90-an, Orica bersama para mitra menyediakan produk, layanan, dan teknologi bagi sektor pertambangan di Indonesia.
Lewat peringatan hari jadi ke-150 tahun ini, Orica menegaskan komitmennya terhadap teknologi transformatif untuk berinvestasi di bidang manufaktur, monitoring, dan sistem digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.