BREAKING NEWS
 

Pertagas Salurkan Gas ke Dua Kawasan Industri di Jawa Tengah

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 6 Agustus 2024 17:59 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, PT Pertamina Gas, bagian dari Subholding Gas Pertamina, telah mengalirkan gas dari ruas pipa Cirebon-Semarang (Cisem) tahap I ke Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.

Seiring dengan itu, Pertagas berkomitmen terus menjalankan standar operasi yang ada untuk menjaga keandalan penyaluran gas melalui pipa Cisem tahap I.

"Pertamina Gas, selaku operator dalam pengoperasian pipa gas Cisem tahap I, sudah menjalankan standar operasi yang ada untuk terus menjaga kehandalan penyaluran gas kepada end user," ujar Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Indra P. Sembiring, Senin (5/8).

Pertamina Gas pada Jumat, 26 Juli 2024, mulai mengalirkan gas dari ORF Tambakrejo Semarang melalui pipa Cisem I ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah.

Baca juga : CIMB Niaga Hadirkan Layanan Prima Di Palembang

Pipa Cisem Tahap I merupakan jalur pipa transmisi 20 inci yang membentang dari dari Semarang hingga Batang sepanjang kurang lebih 60 km.

Pipa Cisem dibangun oleh Kementerian ESDM melalui Ditjen Migas dan dioperasikan Pertamina Gas.

Gas bumi yang mengalir di pipa Cisem tahap I berasal dari Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru yang kemudian dikelola tekanan dan pembagiannya oleh Pertagas sebagai Operation and Maintenance (O&M) ORF Tambak Rejo, lalu disalurkan menuju konsumen, seperti kawasan-kawasan industri di Jawa Tengah.

Indra mengatakan, Pertagas akan terus mendukung dan mengambil peran dalam integrasi pipa transmisi Sumatera-Jawa.

Baca juga : Perprindo Dukung Perlindungan Industri Pendingin Dalam Negeri

Karena jika pipa-pipa tersebut sudah dapat tersambung, maka penyaluran gas bumi akan dapat terkoneksi dari wilayah Jawa Timur ke Jawa Barat.

Adsense

“Dengan demikian surplus pasokan gas bumi di Jawa Timur dapat memenuhi defisit kebutuhan gas di Jawa Barat," kata dia.

Menteri ESDM Arifin Tasrif, mengatakan dengan memanfaatkan infrastruktur Pipa Gas Cisem, benefit yang akan didapatkan industri adalah harga gas akan lebih terjangkau.

“Selain itu akan memenuhi kebutuhan gas dalam negeri untuk industri, pembangkit listrik, komersil dan rumah tangga," kata Arifin saat melakukan kunjungan kerja ke ORF Tambak Rejo Semarang.

Baca juga : Kerja Sama Jadi Kunci Suksesnya Gerakan Indonesia Membaca

Pada kesempatan tersebut, Menteri ESDM juga memastikan kesiapan operasional Pertagas dalam penyaluran gas ke kawasan industri di Jawa Tengah dengan meninjau fasilitas ORF, serta melakukan diskusi.

Selain itu, pada saat yang sama, Presiden Joko Widodo juga meresmikan operasional KITB yang memiliki luas lahan dalam perencanaan sekitar 4.300 hektar yang akan terbagi dalam beberapa fase.

Ikut hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina Gas Negara (PGN) Arief Setyawan Handoko, Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini, Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso, Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Indra P. Sembiring, General Manager Operation East Region Pertagas Hendra Tria Putra dan Kepala Balai Besar Lemigas Mustafid Gunawan.

Pada kesempatan berbeda, Pengamat Ekonomi Energi dari Universitas Padjajaran Yayan Satyakti, mengatakan jika melihat secara spesifik untuk Cisem I dengan panjang jaringan pipa sekitar 60 km, jaringan pipa transmisi tersebut idealnya akan mendukung kawasan industri strategis yang ada di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense