BREAKING NEWS
 

Cegah Stunting, Pertamina Hulu Energi ONWJ Gelar Pelatihan Kader Posyandu Desa Sedari

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 9 Agustus 2024 15:34 WIB
Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bekerja sama dengan Yayasan Pantura Lestari Mandiri (Paleman) menggelar pelatihan intensif kesehatan ibu dan anak. (Foto: Dok. Pertamina Hulu Energi ONWJ)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bekerja sama dengan Yayasan Pantura Lestari Mandiri (Paleman) menggelar pelatihan intensif kesehatan ibu dan anak, dengan fokus pencegahan stunting kepada 35 kader posyandu Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Stunting merupakan kondisi di mana perkembangan fisik anak tidak optimal disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya asupan gizi.

Per Februari 2023, angka stunting di Karawang mencapai 2.779 anak. Di Desa Sedari, kasus stunting mencapai 25 anak, gizi buruk 1 anak, gizi kurang 15 anak, dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) 3 orang.

Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ R Ery Ridwan mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi stunting, dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Baca juga : Kunjungi Mitra Binaan, Pertamina Hulu Energi OSES Dukung SDGs di Kepulauan Seribu

“Selain di Sedari Karawang, tahun ini, PHE ONWJ juga akan melakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan sosialisasi kesehatan di Desa Sumberjaya dan Sukajaya Karawang.Kegiatan serupa juga akan dilakukan di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (9/8/2024).

Program penanggulangan stunting dan gizi buruk sudah dijalankan PHE ONWJ sejak 2022. Pada 2023, 66 kader posyandu dari 5 desa pesisir di Karawang telah mendapatkan pelatihan serupa.

Sementara tahun 2024 ini, Perusahaan menarget 91 kader posyandu dari tiga desa di Karawang.

Adsense

“Kami berharap dengan pelatihan ini, para kader dapat lebih percaya diri dan efektif dalam menjalankan tugas mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kesehatan ibu dan anak di Desa Sedari,” ucapnya.

Baca juga : Cegah Hoaks, Mafindo Beri Pelatihan Digital Kepada 100 Lansia di Makassar

Sebagai bentuk dukungan nyata, PHE ONWJ juga menyerahkan meja dan kursi portabel kepada beberapa posyandu di Desa Sedari.

“Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu,” kata Ery.

Pemerintah Kabupaten Karawang terus mengupayakan penurunan angka ini melalui berbagai program, salah satunya berkolaborasi dengan PHE ONWJ melalui peningkatan kapasitas para kader posyandu.

Pemerintah Desa Sedari dan Kepala Puskesmas Cibuaya Eva Nurhasanah mengapresiasi PHE ONWJ dan Yayasan Paleman atas kontribusi mereka dalam membantu program pengentasan stunting.

Baca juga : Dewan Pembina Bappilu Golkar Tegaskan KIM Tak Pecah

“Niat baik PHE ONWJ ini penting untuk mengoptimalkan peran kader posyandu, demi menyehatkan generasi masa depan kita,” kata Eva.

Dalam pelatihan intensif ini, para kader mendapatkan pengetahuan mendalam tentang tanda-tanda stunting berikut penanganannya, menyusun menu makanan bergizi, serta pentingnya pemberian ASI eksklusif.

Selain itu, mereka juga dilatih menggunakan alat ukur untuk memantau pertumbuhan anak secara berkala.

Hadir mengisi materi, antara lain tim kesehatan Puskesmas setempat, dan tenaga pengajar dari Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense