Dark/Light Mode

Ramah Lingkungan, Kilang Pertamina Internasional Siap Luncurkan BBM Rendah Sulfur

Kamis, 18 Juli 2024 07:44 WIB
Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman (tengah)  mengatakan, koordinasi dengan tim untuk menghadirkan produk BBM yang lebih ramah lingkungan. (Foto: Dok. KPI)
Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman (tengah) mengatakan, koordinasi dengan tim untuk menghadirkan produk BBM yang lebih ramah lingkungan. (Foto: Dok. KPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), subholding PT Pertamina (Persero), tengah menyiapkan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) baru rendah sulfur.

Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman mengatakan, koordinasi dengan tim terkait terus dilakukan guna menghadirkan produk BBM yang lebih ramah lingkungan.

"Produk BBM baru siap, kita tadi habis koordinasi, pokoknya nanti sama tim (diluncurkan), kita support," ujar Taufik, di GRHA Pertamina, Jakarta, Rabu (17/7/2024).

Baca juga : Cuaca Tangerang Hari Ini Cerah Ceria, Siap-siap Panas Menyengat Siang Nanti

Taufik menjelaskan, produk BBM rendah sulfur itu berasal dari Refinary Unit (RU) VI Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

"Ya, alokasinya hingga 900 ribu barel per bulan. Diambil dari Balongan, kan sudah duluan bisa ultra low sulfur," ujar Taufik.

Selain itu, uji coba peluncuran produk baru ini rencananya dilakukan pada 17 Agustus mendatang.

Baca juga : Mantul, ASR Tertinggi Dalam Survei Internal Golkar Di Pilkada Sultra

Nantinya, sambung Taufik, penyaluran produk baru tersebut akan dilakukan Subholding Commercial and Trading PT Pertamina Patra Niaga, di 3 SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang ada di Jakarta.

Taufik  menegaskan, produk baru tersebut berupa solar (diesel) dengan spesifikasi 50 ppm dan bukan jenis BBM bensin.  "Ya 50 ppm untuk diesel dulu," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) Agus Cahyono Adi menerangkan, 17 Agustus 2024 merupakan tanggal di mana BBM baru rendah sulfur akan diujicobakan (pilot project).

Baca juga : Hidupkan Kenangan Perjalanan, Sarirasa Grup Luncurkan Pantura

"Kalau (BB) rendah sulfur itu akan mulai, tapi sebagai pilot, 17 (Agustus) semacam kick off-nya mau mulai di sana," ujar Agus.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.